WhatsApp Icon
BAZNAS Kota Tangerang Perkuat Sinergi Zakat Bersama Perguruan Tinggi

Tangerang, 17 September 2026 — BAZNAS Kota Tangerang menggelar kegiatan Penguatan Pengelolaan Zakat melalui UPZ Perguruan Tinggi pada Kamis (17/9/2026).

Kegiatan dihadiri perwakilan UMT, STISNU, UNIS, Institut Asy-Syukriyyah, Universitas Raharja, IDAQU, Universitas YATSI, Institut Binamadani Indonesia, STIH Gunung Jati, dan Global Institute, serta perwakilan Bappeda Kota Tangerang.

Kegiatan turut dihadiri Wakil Ketua I BAZNAS Kota Tangerang H. Sobrun Jamili, Wakil Ketua II Drs. Danni Budianto, serta Kepala Pelaksana BAZNAS Kota Tangerang Jaka Firmansyah.

Dalam pemaparannya, Drs. Danni Budianto, S., MCL menjelaskan pentingnya penguatan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di lingkungan kampus serta berbagai program BAZNAS Kota Tangerang. Ia juga menyampaikan peluang bagi mahasiswa untuk berkolaborasi dengan BAZNAS melalui penelitian, magang, dan Beasiswa Cendekia BAZNAS (BCB).

Kegiatan dilanjutkan dengan seremoni penandatanganan kerja sama BAZNAS Kota Tangerang dengan Institut Asy-Syukriyyah dan Institut Binamadani Indonesia, bersama Ketua BAZNAS Kota Tangerang K.H. M. Aslie Elhusyairy. Kerja sama tersebut mencakup pendidikan, penelitian, pengabdian masyarakat, magang, literasi zakat, hingga beasiswa pendidikan.

Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kota Tangerang mendorong sinergi bersama perguruan tinggi dan pemerintah daerah untuk memperkuat gerakan zakat sekaligus membuka ruang kolaborasi di bidang pendidikan, penelitian, dan pemberdayaan masyarakat.

17-09-2026 | Kontributor: HUMAS
BAZNAS Kota Tangerang Evaluasi Pengelolaan ZIS UPZ, Perkuat Sinergi OPD dan Masyarakat

TANGERANG — BAZNAS Kota Tangerang terus memperkuat pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di lingkungan organisasi perangkat daerah (OPD). Komitmen tersebut diwujudkan melalui Rapat Evaluasi Pengelolaan ZIS UPZ OPD dan Mitra Layanan yang dirangkaikan dengan Public Expose, Rabu (9/9/2026).

Kegiatan yang berlangsung di POMO Royale, Modernland, Cipondoh, pukul 08.00–12.00 WIB, diikuti perwakilan OPD dan mitra layanan di Kota Tangerang. Forum ini menjadi ruang evaluasi sekaligus penguatan koordinasi untuk melihat perkembangan pengelolaan ZIS dan mendorong peningkatan penghimpunan melalui UPZ.

Wakil Ketua BAZNAS Kota Tangerang, Jaka Firmansyah, dalam sambutannya menekankan pentingnya sinergi antara BAZNAS, OPD, dan masyarakat. Penguatan UPZ diharapkan tidak berhenti pada penghimpunan di lingkungan internal, tetapi turut mendorong kesadaran masyarakat untuk menunaikan ZIS melalui lembaga resmi.

Sementara itu, Wakil Ketua I BAZNAS Kota Tangerang, H. Sobrun Jamili, S.Pd.I, menyampaikan materi mengenai evaluasi pengelolaan ZIS UPZ OPD dan mitra layanan. Materi tersebut kemudian dilanjutkan dengan pembinaan oleh H. Anwar Musadad serta sesi diskusi dan tanya jawab bersama peserta.

Dalam evaluasi tersebut, BAZNAS Kota Tangerang juga mendorong agar gerakan sedekah Jumat dan sedekah bencana terus diingatkan di lingkungan OPD. Penguatan ajakan tersebut diharapkan dapat meningkatkan partisipasi sekaligus penghimpunan ZIS untuk memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

Selain penguatan penghimpunan, BAZNAS Kota Tangerang juga berharap Peraturan Wali Kota (Perwal) terkait ZIS tetap diperjuangkan sebagai bagian dari upaya memperkuat ekosistem zakat di Kota Tangerang. Melalui Public Expose, BAZNAS Kota Tangerang turut menyampaikan pengelolaan ZIS dan DSKL Semester I Tahun 2026, termasuk capaian pengumpulan dan penyaluran, jumlah muzaki/donatur, realisasi program, serta berbagai capaian dan inovasi layanan.

Rapat evaluasi ini menjadi langkah BAZNAS Kota Tangerang untuk memastikan pengelolaan ZIS melalui UPZ semakin optimal, sekaligus memperluas kolaborasi bersama OPD dan masyarakat dalam memperkuat gerakan zakat di Kota Tangerang.

09-09-2026 | Kontributor: HUMAS
BAZNAS Kota Tangerang Evaluasi Pengelolaan ZIS Bersama ASN OPD

TANGERANG — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Tangerang menggelar Rapat Evaluasi Pengelolaan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) bersama Aparatur Sipil Negara (ASN) dari sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Tangerang. Kegiatan tersebut berlangsung di D’Pomo Royal, Modernland, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang, Kamis (3/9/2026).

Rapat evaluasi ini menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara BAZNAS Kota Tangerang dengan OPD dalam mengoptimalkan pengelolaan dan penghimpunan ZIS melalui UPZ. Dalam ekosistem pengelolaan zakat BAZNAS Kota Tangerang, dana yang tercatat dan dilaporkan dikelola melalui UPZ maupun Non-UPZ secara desentralisasi.

Sebanyak 15 instansi diundang dalam kegiatan tersebut. Peserta yang hadir di antaranya berasal dari DP3AP2KB, Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker), Disperindagkop UKM, Dinas Sosial (Dinsos), Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar), Kesbangpol, BKPSDM, Kementerian Agama (Kemenag), serta Bagian Kesejahteraan Masyarakat (Kesra). Kegiatan diawali dengan sambutan dari pihak terkait, kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi dan sesi evaluasi. Materi disampaikan oleh Drs. Danni Budianto, S., MCL dan H. Sobrun Jamili, S.Pd.I.

Penyampaian materi menekankan pentingnya pengelolaan ZIS secara optimal, amanah, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Selain itu, kegiatan menjadi ruang diskusi bagi peserta untuk mengevaluasi pengelolaan ZIS melalui UPZ sekaligus memperkuat pemahaman mengenai pentingnya koordinasi dan kolaborasi. Melalui evaluasi tersebut, BAZNAS Kota Tangerang mendorong penguatan peran UPZ di lingkungan instansi dan OPD. UPZ diharapkan dapat semakin memudahkan ASN dalam menunaikan kewajiban zakat serta menyalurkan infak dan sedekah melalui lembaga yang amanah dan profesional.

Penguatan pengelolaan ZIS juga menjadi bagian penting dalam mendukung perluasan manfaat zakat bagi masyarakat. Hal tersebut sejalan dengan arah BAZNAS Kota Tangerang dalam mengokohkan gerakan zakat untuk mendukung program Pemerintah Kota Tangerang. BAZNAS Kota Tangerang berharap rapat evaluasi ini dapat menghasilkan koordinasi dan tindak lanjut yang lebih baik dalam meningkatkan pengelolaan serta penghimpunan ZIS di lingkungan Pemerintah Kota Tangerang.

Dengan sinergi antara BAZNAS Kota Tangerang, Pemerintah Kota Tangerang, OPD, dan ASN, pengelolaan ZIS diharapkan semakin optimal, transparan, dan amanah sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat Kota Tangerang.

03-09-2026 | Kontributor: HUMAS
BAZNAS Kota Tangerang Buka Layanan Informasi Publik, PPID Diuji Langsung BAZNAS  RI

TANGERANG — Komitmen BAZNAS Kota Tangerang terhadap keterbukaan informasi publik mendapat sorotan dalam pertemuan daring bersama BAZNAS RI dan BAZNAS Provinsi Banten, Jumat (28/8/2026). Dalam forum tersebut, BAZNAS Kota Tangerang memaparkan pengelolaan layanan Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID), termasuk mekanisme masyarakat dalam memperoleh informasi hingga mengajukan keberatan.

Pertemuan yang berlangsung mulai sekitar pukul 13.30 WIB itu diikuti oleh jajaran BAZNAS terkait. BAZNAS Kota Tangerang diwakili Pak Danni, yang mempresentasikan layanan PPID serta berbagai informasi dan program yang dapat diakses masyarakat melalui website resmi BAZNAS Kota Tangerang.

Dalam pemaparannya, Pak Danni menjelaskan bahwa keberadaan PPID menjadi salah satu instrumen penting dalam memastikan masyarakat mendapatkan akses informasi secara transparan dan terarah.

Masyarakat yang membutuhkan informasi publik dapat mengajukan permohonan melalui mekanisme yang telah disediakan. Tidak hanya itu, pemohon informasi juga memiliki hak untuk mengajukan keberatan apabila tidak puas terhadap keputusan atau jawaban yang diberikan BAZNAS.

Keberatan dapat diajukan, antara lain, apabila permohonan informasi ditolak dengan alasan pengecualian informasi publik, informasi berkala tidak tersedia, permintaan tidak ditanggapi, informasi yang diberikan tidak sesuai dengan permintaan, permintaan informasi tidak dikabulkan, terdapat pengenaan biaya yang tidak wajar, maupun informasi disampaikan melebihi batas waktu.

Mekanisme tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan layanan informasi publik tidak berhenti pada penyediaan informasi, tetapi juga memberikan ruang bagi masyarakat untuk mendapatkan kepastian atas hak informasinya.

Menariknya, forum tersebut tidak hanya diisi dengan pemaparan. BAZNAS RI juga memberikan sejumlah pertanyaan kepada BAZNAS Kota Tangerang terkait pelaksanaan PPID, mulai dari layanan informasi hingga mekanisme pengelolaannya.

Sesi tanya jawab tersebut menjadi ruang evaluasi sekaligus berbagi praktik dalam pengelolaan PPID di lingkungan BAZNAS. Bagi BAZNAS Kota Tangerang, forum ini menjadi momentum untuk memperkuat kualitas layanan informasi sekaligus meningkatkan keterbukaan kepada masyarakat.

Melalui penguatan PPID, BAZNAS Kota Tangerang menegaskan komitmennya untuk menghadirkan layanan informasi publik yang lebih mudah diakses, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan.

28-08-2026 | Kontributor: HUMAS
BAZNAS Kota Tangerang: Amil Zakat Harus Punya Kompetensi, Bukan Sekadar Niat Baik

Tangerang, 28 Agustus 2026 — BAZNAS Kota Tangerang menggelar BAZNAS Strategic Development (BSD) sebagai bagian dari upaya meningkatkan kompetensi, kapasitas, dan kualitas sumber daya manusia amil zakat. Kegiatan berlangsung di Kantor BAZNAS Kota Tangerang, Jumat (28/8/2026), mulai pukul 09.00 WIB.

Kegiatan ini diikuti oleh para amil, relawan, serta jajaran BAZNAS Kota Tangerang. Kegiatan dibuka oleh Pak Dani dari BAZNAS Kota Tangerang, kemudian dilanjutkan dengan pembekalan yang disampaikan oleh Bu Sarniti selaku Kepala Pusdiklat BAZNAS, didampingi Bu Lina dari BAZNAS Pusat.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan dan fun games yang mengangkat pengetahuan peserta mengenai berbagai program BAZNAS. Selain menciptakan suasana yang interaktif, kegiatan tersebut menjadi sarana untuk membangun kekompakan sekaligus meningkatkan pemahaman peserta terhadap program dan peran BAZNAS.

Memasuki sesi materi, Bu Sarniti memberikan penguatan mengenai pentingnya kompetensi dan jati diri seorang amil dalam menjalankan amanah pengelolaan zakat.

Menurut Bu Sarniti, menjadi amil tidak cukup hanya bermodalkan niat baik. Seorang amil juga harus memiliki kompetensi yang kuat, yang mencakup Knowledge, Skill, dan Attitude.

“Kompetensi itu penting. Bukan hanya niat baik, tetapi juga harus memiliki knowledge, skill, dan attitude,” ujar Bu Sarniti.

Kemampuan profesional menjadi salah satu faktor penting dalam keberhasilan pengelolaan zakat. Amil dituntut memiliki kemampuan dalam menjalankan berbagai proses pengelolaan zakat, mulai dari penghimpunan, pendistribusian, pelaporan, hingga tata kelola lembaga secara profesional, transparan, dan bertanggung jawab.

Selain kompetensi, Bu Sarniti juga menekankan pentingnya memahami jati diri dan peran seorang amil. Amil memiliki posisi strategis sebagai pelayan umat, penjaga amanah publik, dan agen perubahan sosial.

Dalam menjalankan peran tersebut, seorang amil perlu membangun citra diri melalui empat aspek utama, yaitu kompetensi, integritas, pelayanan, dan keteladanan.

Menurutnya, mengenal diri sendiri juga menjadi bagian penting dalam proses pengembangan seorang amil. Pemahaman terhadap karakter, potensi, serta pola interaksi dapat membantu setiap individu menjalankan perannya dengan lebih optimal.

Sebagai bagian dari proses pengenalan diri, para amil, relawan, dan jajaran BAZNAS Kota Tangerang mengikuti tes DISC. Metode ini digunakan untuk membantu peserta memahami karakter, kecenderungan perilaku, serta gaya komunikasi masing-masing individu.

Hasil pengenalan karakter tersebut diharapkan dapat menjadi salah satu instrumen untuk membangun kerja tim yang lebih efektif. Dengan memahami karakter satu sama lain, setiap bidang di lingkungan BAZNAS Kota Tangerang diharapkan dapat meningkatkan komunikasi, pembagian peran, serta kolaborasi antartim.

Melalui pelaksanaan BAZNAS Strategic Development, BAZNAS Kota Tangerang terus mendorong pengembangan kualitas amil secara menyeluruh. Penguatan tidak hanya diarahkan pada kemampuan teknis, tetapi juga pada pembentukan karakter, integritas, sikap pelayanan, dan kemampuan bekerja secara profesional.

Upaya tersebut menjadi bagian dari komitmen BAZNAS Kota Tangerang untuk menghadirkan pengelolaan zakat yang semakin profesional dan terpercaya, sehingga mampu memberikan pelayanan terbaik kepada muzaki, mustahik, dan masyarakat sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap lembaga pengelola zakat.

28-08-2026 | Kontributor: HUMAS
BAZNAS Kota Tangerang Gelar Rapat Evaluasi Pengelolaan ZIS UPZ Masjid

Tangerang, 27 Agustus 2026 — BAZNAS Kota Tangerang menggelar Rapat Evaluasi Pengelolaan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) UPZ Masjid se-Kota Tangerang, Kamis (27/8/2026).

Kegiatan ini diikuti oleh para pengelola UPZ Masjid dan pemangku kepentingan terkait sebagai upaya memperkuat koordinasi serta meningkatkan kualitas pengelolaan ZIS di tingkat masjid.

Dalam kegiatan tersebut, BAZNAS Kota Tangerang diwakili oleh Pak Jaka dan H. Sobrun. Kehadiran jajaran BAZNAS menjadi bagian dari penguatan sinergi bersama UPZ Masjid dalam mengoptimalkan penghimpunan dan pengelolaan ZIS.

Rapat menjadi forum bersama untuk mengevaluasi pelaksanaan pengelolaan ZIS, sekaligus membahas berbagai tantangan dan peluang dalam meningkatkan partisipasi masyarakat untuk menunaikan zakat, infak, dan sedekah.

Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kota Tangerang mendorong seluruh UPZ Masjid untuk terus memperkuat tata kelola ZIS agar berjalan lebih tertib, transparan, akuntabel, dan tepat sasaran.

Penguatan sinergi antara BAZNAS Kota Tangerang, UPZ Masjid, dan para pemangku kepentingan diharapkan dapat mengoptimalkan penghimpunan ZIS sekaligus memperluas manfaatnya bagi masyarakat yang membutuhkan.

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari komitmen BAZNAS Kota Tangerang dalam membangun ekosistem pengelolaan zakat yang profesional serta meningkatkan kepercayaan masyarakat dalam menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui lembaga resmi.

27-08-2026 | Kontributor: HUMAS
BAZNAS Kota Tangerang Kunjungan Kerja ke BAZNAS Kota Yogyakarta, Perkuat Tata Kelola dan Optimalisasi Pengumpulan ZIS

Yogyakarta, 12 Agustus 2026 — BAZNAS Kota Tangerang melaksanakan kunjungan kerja ke BAZNAS Kota Yogyakarta sebagai upaya memperkuat tata kelola kelembagaan, meningkatkan kualitas pengelolaan zakat, serta mengoptimalkan pengumpulan dan pendistribusian Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS).

Kegiatan yang berlangsung di Kantor BAZNAS Kota Yogyakarta, Rabu (12/8/2026), diikuti oleh unsur pimpinan dan pelaksana BAZNAS Kota Tangerang bersama Bagian Kesejahteraan Rakyat Pemerintah Kota Tangerang serta Kementerian Agama Kota Tangerang. Pertemuan tersebut juga dihadiri unsur pimpinan dan pelaksana BAZNAS Kota Yogyakarta, Pemerintah Kota Yogyakarta, serta Kementerian Agama Kota Yogyakarta.

Kunjungan kerja ini dilaksanakan sebagai sarana silaturahmi, bertukar informasi, pengalaman, dan praktik baik dalam pengelolaan zakat. Sejumlah isu strategis menjadi pembahasan, mulai dari tata kelola kelembagaan, penerapan Indeks Zakat Nasional (IZN) dan Kajian Dampak Zakat (KDZ), pengelolaan database muzaki dan mustahik, hingga strategi optimalisasi pengumpulan ZIS dari lingkungan Aparatur Sipil Negara (ASN).

Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Abd. Samik, menyambut baik kunjungan BAZNAS Kota Tangerang beserta unsur pemerintah daerah dan Kementerian Agama. Ia menekankan pentingnya kolaborasi dan integrasi antar-BAZNAS agar pengelolaan zakat dapat memberikan manfaat yang semakin luas bagi masyarakat.

“Setiap BAZNAS memiliki kelebihan dan kekurangan. Hal tersebut dapat menjadi ruang untuk saling belajar dan saling menguatkan,” demikian pokok pesan yang disampaikan dalam pertemuan tersebut.

Sementara itu, WAKA II BAZNAS Kota Tangerang, Drs. Danni Budianto Saragih, MCL, menyampaikan bahwa kunjungan tersebut menjadi momentum penting untuk mempelajari berbagai praktik baik yang telah diterapkan BAZNAS Kota Yogyakarta.

Selain mempererat hubungan kelembagaan, BAZNAS Kota Tangerang secara khusus ingin memperoleh gambaran mengenai penerapan IZN, KDZ, program unggulan, serta dukungan regulasi Pemerintah Kota Yogyakarta dalam optimalisasi pengumpulan ZIS.

Salah satu pembahasan yang mendapat perhatian khusus adalah dukungan regulasi pemerintah daerah terhadap pengumpulan ZIS dari lingkungan ASN.

Kabag Kesra Kota Yogyakarta, Drs. Yunianto Dwi Sutono, menjelaskan mengenai bentuk sinergi Pemerintah Kota Yogyakarta dengan BAZNAS, termasuk dukungan terhadap optimalisasi pengumpulan ZIS. BAZNAS Kota Yogyakarta telah memiliki Peraturan Wali Kota sejak 2022 dan Surat Edaran pada 2025 yang menjadi salah satu instrumen dalam penguatan pengumpulan ZIS.

Selain dukungan regulasi, BAZNAS Kota Yogyakarta juga memperoleh dukungan hibah pemerintah sebesar Rp500 juta dan terus mengembangkan kolaborasi dalam berbagai kegiatan sosial dan keagamaan.

Hal tersebut menjadi perhatian bagi BAZNAS Kota Tangerang. Kabag Kesra Kota Tangerang, H. Malkan Al Masqo, menyampaikan ketertarikannya untuk memperoleh referensi mengenai regulasi yang telah diterapkan di Kota Yogyakarta.

Referensi tersebut diharapkan dapat menjadi bahan kajian dalam upaya meningkatkan pengumpulan ZIS dari lingkungan ASN di Kota Tangerang yang berjumlah sekitar 15.000 ASN.

WAKA I BAZNAS Kota Tangerang, H. Sobrun Jamili, turut menegaskan bahwa dukungan regulasi dan Surat Edaran Wali Kota memiliki peran strategis dalam mendorong optimalisasi pengumpulan ZIS dari lingkungan ASN.

“Dukungan pemerintah daerah menjadi salah satu instrumen penting dalam meningkatkan pengumpulan ZIS dan memperkuat ekosistem zakat di daerah,” menjadi salah satu poin penting dalam pembahasan.

Belajar Penerapan IZN, KDZ, dan Tata Kelola

Dalam kunjungan tersebut, BAZNAS Kota Yogyakarta juga memaparkan pengalaman dalam penerapan Indeks Zakat Nasional (IZN) dan Kajian Dampak Zakat (KDZ).

Pengisian indikator dilakukan oleh masing-masing bidang berdasarkan data dan tugas yang dimiliki. Pada aspek penyaluran, BAZNAS melakukan pemilihan mustahik potensial untuk kemudian diberikan pembinaan dan pemantauan secara berkelanjutan.

Pendekatan tersebut diharapkan dapat mendorong mustahik berkembang secara ekonomi hingga pada tahap tertentu mampu menjadi muzaki.

Dalam pembahasan IZN, turut disampaikan capaian unsur mikro sebesar 0,91 dan unsur makro sebesar 0,88. Aspek regulasi, tata kelola, serta database muzaki dan mustahik menjadi bagian penting dalam mendukung pengukuran kinerja lembaga.

Pengelolaan data juga menjadi perhatian dalam proses pentasyarufan. Data dan realisasi penyaluran harus selaras dengan data yang tercatat dalam SIMBA, sehingga pelaksanaan program dan pelaporan dapat berjalan secara akurat dan terukur.

Kabag TU Kemenag Kota Yogyakarta, H. Ahmad Mustafid, menekankan bahwa tata kelola lembaga zakat yang baik membutuhkan pimpinan dan pengurus yang memiliki komitmen terhadap pengembangan kelembagaan.

Kolaborasi antara BAZNAS, pemerintah daerah, dan Kementerian Agama menjadi bagian penting dalam membangun tata kelola zakat yang efektif, profesional, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Dalam penguatan standar tata kelola, BAZNAS Kota Yogyakarta juga telah menerapkan ISO sejak 2021.

Mengenal Program Unggulan BAZNAS Kota Yogyakarta

Selain tata kelola, BAZNAS Kota Tangerang mendapatkan gambaran mengenai berbagai program unggulan BAZNAS Kota Yogyakarta yang dilaksanakan melalui lima pilar program. Di bidang pendidikan, terdapat bantuan pendidikan mulai tingkat TK hingga SMP. Pada sektor pemberdayaan ekonomi masyarakat, terdapat program Jogja Sejahtera yang memberikan dukungan kepada UMKM dan masyarakat. Program lainnya adalah BMM yang dilaksanakan di lima masjid dengan sekitar 30 jamaah. Sementara Jogja Peduli menjadi salah satu program dengan penyaluran yang tinggi, khususnya dalam penanganan kebencanaan.

BAZNAS Kota Yogyakarta juga memiliki Pelatihan Barber yang tidak hanya memberikan keterampilan, tetapi diarahkan hingga penempatan kerja. Di bidang pembinaan generasi muda terdapat Kader Tahfidz dengan sekitar 75 anak serta Kader Masjid yang membina sekitar 90 remaja. Berbagai program tersebut menjadi bahan pembelajaran bagi BAZNAS Kota Tangerang dalam mengembangkan program pemberdayaan yang tidak hanya berorientasi pada bantuan, tetapi juga mendorong peningkatan kemandirian mustahik.

Menuju Pengelolaan Zakat yang Semakin Profesional

Kunjungan kerja ini menghasilkan sejumlah catatan penting yang dapat ditindaklanjuti oleh BAZNAS Kota Tangerang, di antaranya mempelajari Peraturan Wali Kota dan Surat Edaran terkait pengumpulan ZIS, melakukan koordinasi dengan Pemerintah Kota Tangerang, serta mendorong percepatan penyusunan regulasi yang mendukung optimalisasi ZIS.

Selain itu, BAZNAS Kota Tangerang akan mengkaji penerapan IZN dan KDZ, memperkuat sistem database muzaki dan mustahik, serta mengembangkan program pemberdayaan yang dapat meningkatkan kemandirian ekonomi mustahik. Kegiatan ini juga membuka peluang untuk memperkuat komunikasi dan pertukaran praktik baik antara BAZNAS Kota Tangerang dan BAZNAS Kota Yogyakarta secara berkelanjutan. Melalui kunjungan kerja tersebut, BAZNAS Kota Tangerang berharap berbagai pengalaman dan praktik baik yang diperoleh dapat disesuaikan dengan kebutuhan serta karakteristik Kota Tangerang.

Pada akhirnya, penguatan tata kelola, dukungan regulasi, pengelolaan data yang terintegrasi, serta sinergi antara BAZNAS, pemerintah daerah, dan Kementerian Agama diharapkan mampu mendorong pengelolaan zakat yang semakin profesional, transparan, akuntabel, dan berdampak bagi kesejahteraan masyarakat.

20-08-2026 | Kontributor: HUMAS
Pimpinan BAZNAS Kota Tangerang Hadiri Upacara HUT ke-81 RI, Serahkan Dana Kehormatan kepada Veteran

TANGERANG — Pimpinan BAZNAS Kota Tangerang turut hadir dalam Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang digelar pada Senin, 17 Agustus 2026, di Lapangan Ahmad Yani, Alun-Alun Kota Tangerang.

Hadir sebagai tamu undangan, Pak Sobrun Jamili dan Pak Dani Budianto Saragih mewakili BAZNAS Kota Tangerang. Keduanya mengikuti seluruh rangkaian upacara bersama Wali Kota Tangerang, Drs. H. Sachrudin, serta jajaran pimpinan dan unsur pemerintahan Kota Tangerang dari berbagai sektor.

Upacara berlangsung khidmat dengan rangkaian kegiatan mulai dari pengibaran Bendera Merah Putih, pembacaan Teks Proklamasi, Pancasila, serta Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

Semarak peringatan kemerdekaan juga diisi dengan penampilan seni dan budaya, di antaranya Tari Kreasi dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Tangerang serta penampilan Drum Band.

Salah satu momentum penting dalam rangkaian kegiatan tersebut adalah penyerahan Dana Kehormatan dari BAZNAS Kota Tangerang kepada para veteran Kota Tangerang. Penyerahan dilakukan oleh Pak Dani Budianto Saragih bersama Wali Kota Tangerang, Drs. H. Sachrudin, sebagai bentuk penghormatan dan apresiasi atas jasa serta perjuangan para veteran dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

Kehadiran BAZNAS Kota Tangerang dalam momentum HUT ke-81 RI menjadi bagian dari komitmen untuk terus memperkuat sinergi dengan Pemerintah Kota Tangerang sekaligus menghadirkan kepedulian bagi masyarakat, termasuk memberikan penghormatan kepada para pejuang kemerdekaan.

20-08-2026 | Kontributor: HUMAS
Perkuat Sinergi, Kepala Kementerian Agama Kota Tangerang Kunjungi BAZNAS Kota Tangerang

Tangerang, 21 Oktober 2025 — Dalam rangka memperkuat sinergi dan kolaborasi dalam pengelolaan zakat, infaq, dan sedekah, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Tangerang, Bapak H.Iin Sholihin, S.Ag., M.Pd. beserta jajarannya melakukan kunjungan kerja ke Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Tangerang pada Selasa, 21 Oktober 2025.

Kunjungan tersebut disambut langsung oleh Pimpinan BAZNAS Kota Tangerang beserta jajarannya. Pertemuan berlangsung hangat dan penuh semangat kolaborasi, membahas berbagai upaya strategis dalam meningkatkan partisipasi masyarakat terhadap zakat serta memperkuat peran BAZNAS sebagai lembaga pengelola zakat yang profesional dan amanah.

Kepala Kemenag Kota Tangerang menyampaikan apresiasi atas kinerja BAZNAS yang telah berkontribusi nyata dalam membantu masyarakat, terutama dalam pemberdayaan umat. Sinergi antara Kemenag dan BAZNAS sangat penting untuk memastikan pengelolaan zakat berjalan efektif serta memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat Kota Tangerang.

Sementara itu, BAZNAS Kota Tangerang berkomitmen untuk terus memperkuat sinergitas dengan Kemenag melalui berbagai program, termasuk edukasi zakat kepada masyarakat dan optimalisasi penghimpunan zakat.

Melalui kunjungan ini, diharapkan hubungan kelembagaan antara Kemenag dan BAZNAS Kota Tangerang semakin solid, sehingga mampu mempercepat terwujudnya kesejahteraan masyarakat dan pengentasan kemiskinan melalui pengelolaan zakat yang tepat dan efektif.

21-10-2025 | Kontributor: Humas
BAZNAS Kota Tangerang Raih 7 Penghargaan pada BAZNAS Award 2025 di acara Rakornas BAZNAS & LAZ se-Indonesia 2025

Jakarta, 26-29 Agustus 2025 — Pimpinan BAZNAS Kota Tangerang turut menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) BAZNAS & LAZ se-Indonesia yang diselenggarakan oleh BAZNAS RI di Jakarta. Kegiatan tahunan ini menjadi momentum penting dalam upaya meningkatkan kualitas penghimpunan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) serta penguatan peran zakat dalam mengurangi garis kemiskinan ekstrem di Indonesia.

Rakornas BAZNAS & LAZ 2025 diikuti oleh seluruh pimpinan BAZNAS dan lembaga amil zakat (LAZ) se-Indonesia, dengan fokus pada sinergi dan strategi nasional pengelolaan zakat. Dalam rangkaian kegiatan tersebut, BAZNAS RI juga menggelar BAZNAS Award 2025 sebagai bentuk apresiasi atas capaian dan kinerja BAZNAS daerah maupun LAZ.

Pada kesempatan membanggakan ini, BAZNAS Kota Tangerang berhasil meraih tujuh penghargaan bergengsi sekaligus, yaitu:

  1. Kepala Daerah Pendukung Gerakan Zakat Indonesia

  2. Kantor Digital Terbaik

  3. Program Promosi dan Iklan Terbaik

  4. Pengumpulan ASN Terbaik

  5. Pengumpulan Palestina Terbaik

  6. Program Ekonomi Up Z-Chicken Terbaik

  7. Kelembagaan Klaster 4 Terbaik

Pencapaian ini menjadi bukti nyata komitmen BAZNAS Kota Tangerang dalam menghadirkan inovasi, memperluas penghimpunan ZIS, serta memberdayakan masyarakat melalui berbagai program yang terukur dan berdampak.

Ketua BAZNAS Kota Tangerang menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas capaian tersebut. “Alhamdulillah, penghargaan ini adalah hasil kerja keras bersama, dukungan pemerintah daerah, para muzakki, dan masyarakat Kota Tangerang. Semoga penghargaan ini semakin memotivasi kami untuk terus meningkatkan pelayanan, akuntabilitas, dan kontribusi nyata dalam pengentasan kemiskinan,” ujarnya.

Dengan raihan prestasi ini, BAZNAS Kota Tangerang menegaskan perannya sebagai lembaga pengelola zakat yang terpercaya, modern, dan berdaya guna, serta terus berkomitmen menguatkan peran zakat untuk kesejahteraan umat.

28-08-2025 | Kontributor: Humas
BAZNAS Kota Tangerang Perkuat Sinergi Zakat Bersama Perguruan Tinggi
BAZNAS Kota Tangerang Perkuat Sinergi Zakat Bersama Perguruan Tinggi
Tangerang, 17 September 2026 — BAZNAS Kota Tangerang menggelar kegiatan Penguatan Pengelolaan Zakat melalui UPZ Perguruan Tinggi pada Kamis (17/9/2026). Kegiatan dihadiri perwakilan UMT, STISNU, UNIS, Institut Asy-Syukriyyah, Universitas Raharja, IDAQU, Universitas YATSI, Institut Binamadani Indonesia, STIH Gunung Jati, dan Global Institute, serta perwakilan Bappeda Kota Tangerang. Kegiatan turut dihadiri Wakil Ketua I BAZNAS Kota Tangerang H. Sobrun Jamili, Wakil Ketua II Drs. Danni Budianto, serta Kepala Pelaksana BAZNAS Kota Tangerang Jaka Firmansyah. Dalam pemaparannya, Drs. Danni Budianto, S., MCL menjelaskan pentingnya penguatan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di lingkungan kampus serta berbagai program BAZNAS Kota Tangerang. Ia juga menyampaikan peluang bagi mahasiswa untuk berkolaborasi dengan BAZNAS melalui penelitian, magang, dan Beasiswa Cendekia BAZNAS (BCB). Kegiatan dilanjutkan dengan seremoni penandatanganan kerja sama BAZNAS Kota Tangerang dengan Institut Asy-Syukriyyah dan Institut Binamadani Indonesia, bersama Ketua BAZNAS Kota Tangerang K.H. M. Aslie Elhusyairy. Kerja sama tersebut mencakup pendidikan, penelitian, pengabdian masyarakat, magang, literasi zakat, hingga beasiswa pendidikan. Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kota Tangerang mendorong sinergi bersama perguruan tinggi dan pemerintah daerah untuk memperkuat gerakan zakat sekaligus membuka ruang kolaborasi di bidang pendidikan, penelitian, dan pemberdayaan masyarakat.

17-09-2026 | HUMAS

BAZNAS Kota Tangerang Evaluasi Pengelolaan ZIS UPZ, Perkuat Sinergi OPD dan Masyarakat
BAZNAS Kota Tangerang Evaluasi Pengelolaan ZIS UPZ, Perkuat Sinergi OPD dan Masyarakat
TANGERANG — BAZNAS Kota Tangerang terus memperkuat pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di lingkungan organisasi perangkat daerah (OPD). Komitmen tersebut diwujudkan melalui Rapat Evaluasi Pengelolaan ZIS UPZ OPD dan Mitra Layanan yang dirangkaikan dengan Public Expose, Rabu (9/9/2026). Kegiatan yang berlangsung di POMO Royale, Modernland, Cipondoh, pukul 08.00–12.00 WIB, diikuti perwakilan OPD dan mitra layanan di Kota Tangerang. Forum ini menjadi ruang evaluasi sekaligus penguatan koordinasi untuk melihat perkembangan pengelolaan ZIS dan mendorong peningkatan penghimpunan melalui UPZ. Wakil Ketua BAZNAS Kota Tangerang, Jaka Firmansyah, dalam sambutannya menekankan pentingnya sinergi antara BAZNAS, OPD, dan masyarakat. Penguatan UPZ diharapkan tidak berhenti pada penghimpunan di lingkungan internal, tetapi turut mendorong kesadaran masyarakat untuk menunaikan ZIS melalui lembaga resmi. Sementara itu, Wakil Ketua I BAZNAS Kota Tangerang, H. Sobrun Jamili, S.Pd.I, menyampaikan materi mengenai evaluasi pengelolaan ZIS UPZ OPD dan mitra layanan. Materi tersebut kemudian dilanjutkan dengan pembinaan oleh H. Anwar Musadad serta sesi diskusi dan tanya jawab bersama peserta. Dalam evaluasi tersebut, BAZNAS Kota Tangerang juga mendorong agar gerakan sedekah Jumat dan sedekah bencana terus diingatkan di lingkungan OPD. Penguatan ajakan tersebut diharapkan dapat meningkatkan partisipasi sekaligus penghimpunan ZIS untuk memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. Selain penguatan penghimpunan, BAZNAS Kota Tangerang juga berharap Peraturan Wali Kota (Perwal) terkait ZIS tetap diperjuangkan sebagai bagian dari upaya memperkuat ekosistem zakat di Kota Tangerang. Melalui Public Expose, BAZNAS Kota Tangerang turut menyampaikan pengelolaan ZIS dan DSKL Semester I Tahun 2026, termasuk capaian pengumpulan dan penyaluran, jumlah muzaki/donatur, realisasi program, serta berbagai capaian dan inovasi layanan. Rapat evaluasi ini menjadi langkah BAZNAS Kota Tangerang untuk memastikan pengelolaan ZIS melalui UPZ semakin optimal, sekaligus memperluas kolaborasi bersama OPD dan masyarakat dalam memperkuat gerakan zakat di Kota Tangerang.

09-09-2026 | HUMAS

BAZNAS Kota Tangerang Evaluasi Pengelolaan ZIS Bersama ASN OPD
BAZNAS Kota Tangerang Evaluasi Pengelolaan ZIS Bersama ASN OPD
TANGERANG — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Tangerang menggelar Rapat Evaluasi Pengelolaan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) bersama Aparatur Sipil Negara (ASN) dari sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Tangerang. Kegiatan tersebut berlangsung di D’Pomo Royal, Modernland, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang, Kamis (3/9/2026). Rapat evaluasi ini menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara BAZNAS Kota Tangerang dengan OPD dalam mengoptimalkan pengelolaan dan penghimpunan ZIS melalui UPZ. Dalam ekosistem pengelolaan zakat BAZNAS Kota Tangerang, dana yang tercatat dan dilaporkan dikelola melalui UPZ maupun Non-UPZ secara desentralisasi. Sebanyak 15 instansi diundang dalam kegiatan tersebut. Peserta yang hadir di antaranya berasal dari DP3AP2KB, Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker), Disperindagkop UKM, Dinas Sosial (Dinsos), Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar), Kesbangpol, BKPSDM, Kementerian Agama (Kemenag), serta Bagian Kesejahteraan Masyarakat (Kesra). Kegiatan diawali dengan sambutan dari pihak terkait, kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi dan sesi evaluasi. Materi disampaikan oleh Drs. Danni Budianto, S., MCL dan H. Sobrun Jamili, S.Pd.I. Penyampaian materi menekankan pentingnya pengelolaan ZIS secara optimal, amanah, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Selain itu, kegiatan menjadi ruang diskusi bagi peserta untuk mengevaluasi pengelolaan ZIS melalui UPZ sekaligus memperkuat pemahaman mengenai pentingnya koordinasi dan kolaborasi. Melalui evaluasi tersebut, BAZNAS Kota Tangerang mendorong penguatan peran UPZ di lingkungan instansi dan OPD. UPZ diharapkan dapat semakin memudahkan ASN dalam menunaikan kewajiban zakat serta menyalurkan infak dan sedekah melalui lembaga yang amanah dan profesional. Penguatan pengelolaan ZIS juga menjadi bagian penting dalam mendukung perluasan manfaat zakat bagi masyarakat. Hal tersebut sejalan dengan arah BAZNAS Kota Tangerang dalam mengokohkan gerakan zakat untuk mendukung program Pemerintah Kota Tangerang. BAZNAS Kota Tangerang berharap rapat evaluasi ini dapat menghasilkan koordinasi dan tindak lanjut yang lebih baik dalam meningkatkan pengelolaan serta penghimpunan ZIS di lingkungan Pemerintah Kota Tangerang. Dengan sinergi antara BAZNAS Kota Tangerang, Pemerintah Kota Tangerang, OPD, dan ASN, pengelolaan ZIS diharapkan semakin optimal, transparan, dan amanah sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat Kota Tangerang.

03-09-2026 | HUMAS

BAZNAS Kota Tangerang Buka Layanan Informasi Publik, PPID Diuji Langsung BAZNAS  RI
BAZNAS Kota Tangerang Buka Layanan Informasi Publik, PPID Diuji Langsung BAZNAS RI
TANGERANG — Komitmen BAZNAS Kota Tangerang terhadap keterbukaan informasi publik mendapat sorotan dalam pertemuan daring bersama BAZNAS RI dan BAZNAS Provinsi Banten, Jumat (28/8/2026). Dalam forum tersebut, BAZNAS Kota Tangerang memaparkan pengelolaan layanan Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID), termasuk mekanisme masyarakat dalam memperoleh informasi hingga mengajukan keberatan. Pertemuan yang berlangsung mulai sekitar pukul 13.30 WIB itu diikuti oleh jajaran BAZNAS terkait. BAZNAS Kota Tangerang diwakili Pak Danni, yang mempresentasikan layanan PPID serta berbagai informasi dan program yang dapat diakses masyarakat melalui website resmi BAZNAS Kota Tangerang. Dalam pemaparannya, Pak Danni menjelaskan bahwa keberadaan PPID menjadi salah satu instrumen penting dalam memastikan masyarakat mendapatkan akses informasi secara transparan dan terarah. Masyarakat yang membutuhkan informasi publik dapat mengajukan permohonan melalui mekanisme yang telah disediakan. Tidak hanya itu, pemohon informasi juga memiliki hak untuk mengajukan keberatan apabila tidak puas terhadap keputusan atau jawaban yang diberikan BAZNAS. Keberatan dapat diajukan, antara lain, apabila permohonan informasi ditolak dengan alasan pengecualian informasi publik, informasi berkala tidak tersedia, permintaan tidak ditanggapi, informasi yang diberikan tidak sesuai dengan permintaan, permintaan informasi tidak dikabulkan, terdapat pengenaan biaya yang tidak wajar, maupun informasi disampaikan melebihi batas waktu. Mekanisme tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan layanan informasi publik tidak berhenti pada penyediaan informasi, tetapi juga memberikan ruang bagi masyarakat untuk mendapatkan kepastian atas hak informasinya. Menariknya, forum tersebut tidak hanya diisi dengan pemaparan. BAZNAS RI juga memberikan sejumlah pertanyaan kepada BAZNAS Kota Tangerang terkait pelaksanaan PPID, mulai dari layanan informasi hingga mekanisme pengelolaannya. Sesi tanya jawab tersebut menjadi ruang evaluasi sekaligus berbagi praktik dalam pengelolaan PPID di lingkungan BAZNAS. Bagi BAZNAS Kota Tangerang, forum ini menjadi momentum untuk memperkuat kualitas layanan informasi sekaligus meningkatkan keterbukaan kepada masyarakat. Melalui penguatan PPID, BAZNAS Kota Tangerang menegaskan komitmennya untuk menghadirkan layanan informasi publik yang lebih mudah diakses, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan.

28-08-2026 | HUMAS

BAZNAS Kota Tangerang: Amil Zakat Harus Punya Kompetensi, Bukan Sekadar Niat Baik
BAZNAS Kota Tangerang: Amil Zakat Harus Punya Kompetensi, Bukan Sekadar Niat Baik
Tangerang, 28 Agustus 2026 — BAZNAS Kota Tangerang menggelar BAZNAS Strategic Development (BSD) sebagai bagian dari upaya meningkatkan kompetensi, kapasitas, dan kualitas sumber daya manusia amil zakat. Kegiatan berlangsung di Kantor BAZNAS Kota Tangerang, Jumat (28/8/2026), mulai pukul 09.00 WIB. Kegiatan ini diikuti oleh para amil, relawan, serta jajaran BAZNAS Kota Tangerang. Kegiatan dibuka oleh Pak Dani dari BAZNAS Kota Tangerang, kemudian dilanjutkan dengan pembekalan yang disampaikan oleh Bu Sarniti selaku Kepala Pusdiklat BAZNAS, didampingi Bu Lina dari BAZNAS Pusat. Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan dan fun games yang mengangkat pengetahuan peserta mengenai berbagai program BAZNAS. Selain menciptakan suasana yang interaktif, kegiatan tersebut menjadi sarana untuk membangun kekompakan sekaligus meningkatkan pemahaman peserta terhadap program dan peran BAZNAS. Memasuki sesi materi, Bu Sarniti memberikan penguatan mengenai pentingnya kompetensi dan jati diri seorang amil dalam menjalankan amanah pengelolaan zakat. Menurut Bu Sarniti, menjadi amil tidak cukup hanya bermodalkan niat baik. Seorang amil juga harus memiliki kompetensi yang kuat, yang mencakup Knowledge, Skill, dan Attitude. “Kompetensi itu penting. Bukan hanya niat baik, tetapi juga harus memiliki knowledge, skill, dan attitude,” ujar Bu Sarniti. Kemampuan profesional menjadi salah satu faktor penting dalam keberhasilan pengelolaan zakat. Amil dituntut memiliki kemampuan dalam menjalankan berbagai proses pengelolaan zakat, mulai dari penghimpunan, pendistribusian, pelaporan, hingga tata kelola lembaga secara profesional, transparan, dan bertanggung jawab. Selain kompetensi, Bu Sarniti juga menekankan pentingnya memahami jati diri dan peran seorang amil. Amil memiliki posisi strategis sebagai pelayan umat, penjaga amanah publik, dan agen perubahan sosial. Dalam menjalankan peran tersebut, seorang amil perlu membangun citra diri melalui empat aspek utama, yaitu kompetensi, integritas, pelayanan, dan keteladanan. Menurutnya, mengenal diri sendiri juga menjadi bagian penting dalam proses pengembangan seorang amil. Pemahaman terhadap karakter, potensi, serta pola interaksi dapat membantu setiap individu menjalankan perannya dengan lebih optimal. Sebagai bagian dari proses pengenalan diri, para amil, relawan, dan jajaran BAZNAS Kota Tangerang mengikuti tes DISC. Metode ini digunakan untuk membantu peserta memahami karakter, kecenderungan perilaku, serta gaya komunikasi masing-masing individu. Hasil pengenalan karakter tersebut diharapkan dapat menjadi salah satu instrumen untuk membangun kerja tim yang lebih efektif. Dengan memahami karakter satu sama lain, setiap bidang di lingkungan BAZNAS Kota Tangerang diharapkan dapat meningkatkan komunikasi, pembagian peran, serta kolaborasi antartim. Melalui pelaksanaan BAZNAS Strategic Development, BAZNAS Kota Tangerang terus mendorong pengembangan kualitas amil secara menyeluruh. Penguatan tidak hanya diarahkan pada kemampuan teknis, tetapi juga pada pembentukan karakter, integritas, sikap pelayanan, dan kemampuan bekerja secara profesional. Upaya tersebut menjadi bagian dari komitmen BAZNAS Kota Tangerang untuk menghadirkan pengelolaan zakat yang semakin profesional dan terpercaya, sehingga mampu memberikan pelayanan terbaik kepada muzaki, mustahik, dan masyarakat sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap lembaga pengelola zakat.

28-08-2026 | HUMAS

BAZNAS Kota Tangerang Gelar Rapat Evaluasi Pengelolaan ZIS UPZ Masjid
BAZNAS Kota Tangerang Gelar Rapat Evaluasi Pengelolaan ZIS UPZ Masjid
Tangerang, 27 Agustus 2026 — BAZNAS Kota Tangerang menggelar Rapat Evaluasi Pengelolaan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) UPZ Masjid se-Kota Tangerang, Kamis (27/8/2026). Kegiatan ini diikuti oleh para pengelola UPZ Masjid dan pemangku kepentingan terkait sebagai upaya memperkuat koordinasi serta meningkatkan kualitas pengelolaan ZIS di tingkat masjid. Dalam kegiatan tersebut, BAZNAS Kota Tangerang diwakili oleh Pak Jaka dan H. Sobrun. Kehadiran jajaran BAZNAS menjadi bagian dari penguatan sinergi bersama UPZ Masjid dalam mengoptimalkan penghimpunan dan pengelolaan ZIS. Rapat menjadi forum bersama untuk mengevaluasi pelaksanaan pengelolaan ZIS, sekaligus membahas berbagai tantangan dan peluang dalam meningkatkan partisipasi masyarakat untuk menunaikan zakat, infak, dan sedekah. Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kota Tangerang mendorong seluruh UPZ Masjid untuk terus memperkuat tata kelola ZIS agar berjalan lebih tertib, transparan, akuntabel, dan tepat sasaran. Penguatan sinergi antara BAZNAS Kota Tangerang, UPZ Masjid, dan para pemangku kepentingan diharapkan dapat mengoptimalkan penghimpunan ZIS sekaligus memperluas manfaatnya bagi masyarakat yang membutuhkan. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari komitmen BAZNAS Kota Tangerang dalam membangun ekosistem pengelolaan zakat yang profesional serta meningkatkan kepercayaan masyarakat dalam menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui lembaga resmi.

27-08-2026 | HUMAS

BAZNAS Kota Tangerang Kunjungan Kerja ke BAZNAS Kota Yogyakarta, Perkuat Tata Kelola dan Optimalisasi Pengumpulan ZIS
BAZNAS Kota Tangerang Kunjungan Kerja ke BAZNAS Kota Yogyakarta, Perkuat Tata Kelola dan Optimalisasi Pengumpulan ZIS
Yogyakarta, 12 Agustus 2026 — BAZNAS Kota Tangerang melaksanakan kunjungan kerja ke BAZNAS Kota Yogyakarta sebagai upaya memperkuat tata kelola kelembagaan, meningkatkan kualitas pengelolaan zakat, serta mengoptimalkan pengumpulan dan pendistribusian Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS). Kegiatan yang berlangsung di Kantor BAZNAS Kota Yogyakarta, Rabu (12/8/2026), diikuti oleh unsur pimpinan dan pelaksana BAZNAS Kota Tangerang bersama Bagian Kesejahteraan Rakyat Pemerintah Kota Tangerang serta Kementerian Agama Kota Tangerang. Pertemuan tersebut juga dihadiri unsur pimpinan dan pelaksana BAZNAS Kota Yogyakarta, Pemerintah Kota Yogyakarta, serta Kementerian Agama Kota Yogyakarta. Kunjungan kerja ini dilaksanakan sebagai sarana silaturahmi, bertukar informasi, pengalaman, dan praktik baik dalam pengelolaan zakat. Sejumlah isu strategis menjadi pembahasan, mulai dari tata kelola kelembagaan, penerapan Indeks Zakat Nasional (IZN) dan Kajian Dampak Zakat (KDZ), pengelolaan database muzaki dan mustahik, hingga strategi optimalisasi pengumpulan ZIS dari lingkungan Aparatur Sipil Negara (ASN). Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Abd. Samik, menyambut baik kunjungan BAZNAS Kota Tangerang beserta unsur pemerintah daerah dan Kementerian Agama. Ia menekankan pentingnya kolaborasi dan integrasi antar-BAZNAS agar pengelolaan zakat dapat memberikan manfaat yang semakin luas bagi masyarakat. “Setiap BAZNAS memiliki kelebihan dan kekurangan. Hal tersebut dapat menjadi ruang untuk saling belajar dan saling menguatkan,” demikian pokok pesan yang disampaikan dalam pertemuan tersebut. Sementara itu, WAKA II BAZNAS Kota Tangerang, Drs. Danni Budianto Saragih, MCL, menyampaikan bahwa kunjungan tersebut menjadi momentum penting untuk mempelajari berbagai praktik baik yang telah diterapkan BAZNAS Kota Yogyakarta. Selain mempererat hubungan kelembagaan, BAZNAS Kota Tangerang secara khusus ingin memperoleh gambaran mengenai penerapan IZN, KDZ, program unggulan, serta dukungan regulasi Pemerintah Kota Yogyakarta dalam optimalisasi pengumpulan ZIS. Salah satu pembahasan yang mendapat perhatian khusus adalah dukungan regulasi pemerintah daerah terhadap pengumpulan ZIS dari lingkungan ASN. Kabag Kesra Kota Yogyakarta, Drs. Yunianto Dwi Sutono, menjelaskan mengenai bentuk sinergi Pemerintah Kota Yogyakarta dengan BAZNAS, termasuk dukungan terhadap optimalisasi pengumpulan ZIS. BAZNAS Kota Yogyakarta telah memiliki Peraturan Wali Kota sejak 2022 dan Surat Edaran pada 2025 yang menjadi salah satu instrumen dalam penguatan pengumpulan ZIS. Selain dukungan regulasi, BAZNAS Kota Yogyakarta juga memperoleh dukungan hibah pemerintah sebesar Rp500 juta dan terus mengembangkan kolaborasi dalam berbagai kegiatan sosial dan keagamaan. Hal tersebut menjadi perhatian bagi BAZNAS Kota Tangerang. Kabag Kesra Kota Tangerang, H. Malkan Al Masqo, menyampaikan ketertarikannya untuk memperoleh referensi mengenai regulasi yang telah diterapkan di Kota Yogyakarta. Referensi tersebut diharapkan dapat menjadi bahan kajian dalam upaya meningkatkan pengumpulan ZIS dari lingkungan ASN di Kota Tangerang yang berjumlah sekitar 15.000 ASN. WAKA I BAZNAS Kota Tangerang, H. Sobrun Jamili, turut menegaskan bahwa dukungan regulasi dan Surat Edaran Wali Kota memiliki peran strategis dalam mendorong optimalisasi pengumpulan ZIS dari lingkungan ASN. “Dukungan pemerintah daerah menjadi salah satu instrumen penting dalam meningkatkan pengumpulan ZIS dan memperkuat ekosistem zakat di daerah,” menjadi salah satu poin penting dalam pembahasan. Belajar Penerapan IZN, KDZ, dan Tata Kelola Dalam kunjungan tersebut, BAZNAS Kota Yogyakarta juga memaparkan pengalaman dalam penerapan Indeks Zakat Nasional (IZN) dan Kajian Dampak Zakat (KDZ). Pengisian indikator dilakukan oleh masing-masing bidang berdasarkan data dan tugas yang dimiliki. Pada aspek penyaluran, BAZNAS melakukan pemilihan mustahik potensial untuk kemudian diberikan pembinaan dan pemantauan secara berkelanjutan. Pendekatan tersebut diharapkan dapat mendorong mustahik berkembang secara ekonomi hingga pada tahap tertentu mampu menjadi muzaki. Dalam pembahasan IZN, turut disampaikan capaian unsur mikro sebesar 0,91 dan unsur makro sebesar 0,88. Aspek regulasi, tata kelola, serta database muzaki dan mustahik menjadi bagian penting dalam mendukung pengukuran kinerja lembaga. Pengelolaan data juga menjadi perhatian dalam proses pentasyarufan. Data dan realisasi penyaluran harus selaras dengan data yang tercatat dalam SIMBA, sehingga pelaksanaan program dan pelaporan dapat berjalan secara akurat dan terukur. Kabag TU Kemenag Kota Yogyakarta, H. Ahmad Mustafid, menekankan bahwa tata kelola lembaga zakat yang baik membutuhkan pimpinan dan pengurus yang memiliki komitmen terhadap pengembangan kelembagaan. Kolaborasi antara BAZNAS, pemerintah daerah, dan Kementerian Agama menjadi bagian penting dalam membangun tata kelola zakat yang efektif, profesional, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Dalam penguatan standar tata kelola, BAZNAS Kota Yogyakarta juga telah menerapkan ISO sejak 2021. Mengenal Program Unggulan BAZNAS Kota Yogyakarta Selain tata kelola, BAZNAS Kota Tangerang mendapatkan gambaran mengenai berbagai program unggulan BAZNAS Kota Yogyakarta yang dilaksanakan melalui lima pilar program. Di bidang pendidikan, terdapat bantuan pendidikan mulai tingkat TK hingga SMP. Pada sektor pemberdayaan ekonomi masyarakat, terdapat program Jogja Sejahtera yang memberikan dukungan kepada UMKM dan masyarakat. Program lainnya adalah BMM yang dilaksanakan di lima masjid dengan sekitar 30 jamaah. Sementara Jogja Peduli menjadi salah satu program dengan penyaluran yang tinggi, khususnya dalam penanganan kebencanaan. BAZNAS Kota Yogyakarta juga memiliki Pelatihan Barber yang tidak hanya memberikan keterampilan, tetapi diarahkan hingga penempatan kerja. Di bidang pembinaan generasi muda terdapat Kader Tahfidz dengan sekitar 75 anak serta Kader Masjid yang membina sekitar 90 remaja. Berbagai program tersebut menjadi bahan pembelajaran bagi BAZNAS Kota Tangerang dalam mengembangkan program pemberdayaan yang tidak hanya berorientasi pada bantuan, tetapi juga mendorong peningkatan kemandirian mustahik. Menuju Pengelolaan Zakat yang Semakin Profesional Kunjungan kerja ini menghasilkan sejumlah catatan penting yang dapat ditindaklanjuti oleh BAZNAS Kota Tangerang, di antaranya mempelajari Peraturan Wali Kota dan Surat Edaran terkait pengumpulan ZIS, melakukan koordinasi dengan Pemerintah Kota Tangerang, serta mendorong percepatan penyusunan regulasi yang mendukung optimalisasi ZIS. Selain itu, BAZNAS Kota Tangerang akan mengkaji penerapan IZN dan KDZ, memperkuat sistem database muzaki dan mustahik, serta mengembangkan program pemberdayaan yang dapat meningkatkan kemandirian ekonomi mustahik. Kegiatan ini juga membuka peluang untuk memperkuat komunikasi dan pertukaran praktik baik antara BAZNAS Kota Tangerang dan BAZNAS Kota Yogyakarta secara berkelanjutan. Melalui kunjungan kerja tersebut, BAZNAS Kota Tangerang berharap berbagai pengalaman dan praktik baik yang diperoleh dapat disesuaikan dengan kebutuhan serta karakteristik Kota Tangerang. Pada akhirnya, penguatan tata kelola, dukungan regulasi, pengelolaan data yang terintegrasi, serta sinergi antara BAZNAS, pemerintah daerah, dan Kementerian Agama diharapkan mampu mendorong pengelolaan zakat yang semakin profesional, transparan, akuntabel, dan berdampak bagi kesejahteraan masyarakat.

20-08-2026 | HUMAS

Pimpinan BAZNAS Kota Tangerang Hadiri Upacara HUT ke-81 RI, Serahkan Dana Kehormatan kepada Veteran
Pimpinan BAZNAS Kota Tangerang Hadiri Upacara HUT ke-81 RI, Serahkan Dana Kehormatan kepada Veteran
TANGERANG — Pimpinan BAZNAS Kota Tangerang turut hadir dalam Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang digelar pada Senin, 17 Agustus 2026, di Lapangan Ahmad Yani, Alun-Alun Kota Tangerang. Hadir sebagai tamu undangan, Pak Sobrun Jamili dan Pak Dani Budianto Saragih mewakili BAZNAS Kota Tangerang. Keduanya mengikuti seluruh rangkaian upacara bersama Wali Kota Tangerang, Drs. H. Sachrudin, serta jajaran pimpinan dan unsur pemerintahan Kota Tangerang dari berbagai sektor. Upacara berlangsung khidmat dengan rangkaian kegiatan mulai dari pengibaran Bendera Merah Putih, pembacaan Teks Proklamasi, Pancasila, serta Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Semarak peringatan kemerdekaan juga diisi dengan penampilan seni dan budaya, di antaranya Tari Kreasi dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Tangerang serta penampilan Drum Band. Salah satu momentum penting dalam rangkaian kegiatan tersebut adalah penyerahan Dana Kehormatan dari BAZNAS Kota Tangerang kepada para veteran Kota Tangerang. Penyerahan dilakukan oleh Pak Dani Budianto Saragih bersama Wali Kota Tangerang, Drs. H. Sachrudin, sebagai bentuk penghormatan dan apresiasi atas jasa serta perjuangan para veteran dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Kehadiran BAZNAS Kota Tangerang dalam momentum HUT ke-81 RI menjadi bagian dari komitmen untuk terus memperkuat sinergi dengan Pemerintah Kota Tangerang sekaligus menghadirkan kepedulian bagi masyarakat, termasuk memberikan penghormatan kepada para pejuang kemerdekaan.

20-08-2026 | HUMAS

Perkuat Sinergi, Kepala Kementerian Agama Kota Tangerang Kunjungi BAZNAS Kota Tangerang
Perkuat Sinergi, Kepala Kementerian Agama Kota Tangerang Kunjungi BAZNAS Kota Tangerang
Tangerang, 21 Oktober 2025 — Dalam rangka memperkuat sinergi dan kolaborasi dalam pengelolaan zakat, infaq, dan sedekah, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Tangerang, Bapak H.Iin Sholihin, S.Ag., M.Pd. beserta jajarannya melakukan kunjungan kerja ke Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Tangerang pada Selasa, 21 Oktober 2025. Kunjungan tersebut disambut langsung oleh Pimpinan BAZNAS Kota Tangerang beserta jajarannya. Pertemuan berlangsung hangat dan penuh semangat kolaborasi, membahas berbagai upaya strategis dalam meningkatkan partisipasi masyarakat terhadap zakat serta memperkuat peran BAZNAS sebagai lembaga pengelola zakat yang profesional dan amanah. Kepala Kemenag Kota Tangerang menyampaikan apresiasi atas kinerja BAZNAS yang telah berkontribusi nyata dalam membantu masyarakat, terutama dalam pemberdayaan umat. Sinergi antara Kemenag dan BAZNAS sangat penting untuk memastikan pengelolaan zakat berjalan efektif serta memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat Kota Tangerang. Sementara itu, BAZNAS Kota Tangerang berkomitmen untuk terus memperkuat sinergitas dengan Kemenag melalui berbagai program, termasuk edukasi zakat kepada masyarakat dan optimalisasi penghimpunan zakat. Melalui kunjungan ini, diharapkan hubungan kelembagaan antara Kemenag dan BAZNAS Kota Tangerang semakin solid, sehingga mampu mempercepat terwujudnya kesejahteraan masyarakat dan pengentasan kemiskinan melalui pengelolaan zakat yang tepat dan efektif.

21-10-2025 | Humas

BAZNAS Kota Tangerang Raih 7 Penghargaan pada BAZNAS Award 2025 di acara Rakornas BAZNAS & LAZ se-Indonesia 2025
BAZNAS Kota Tangerang Raih 7 Penghargaan pada BAZNAS Award 2025 di acara Rakornas BAZNAS & LAZ se-Indonesia 2025
Jakarta, 26-29 Agustus 2025 — Pimpinan BAZNAS Kota Tangerang turut menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) BAZNAS & LAZ se-Indonesia yang diselenggarakan oleh BAZNAS RI di Jakarta. Kegiatan tahunan ini menjadi momentum penting dalam upaya meningkatkan kualitas penghimpunan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) serta penguatan peran zakat dalam mengurangi garis kemiskinan ekstrem di Indonesia. Rakornas BAZNAS & LAZ 2025 diikuti oleh seluruh pimpinan BAZNAS dan lembaga amil zakat (LAZ) se-Indonesia, dengan fokus pada sinergi dan strategi nasional pengelolaan zakat. Dalam rangkaian kegiatan tersebut, BAZNAS RI juga menggelar BAZNAS Award 2025 sebagai bentuk apresiasi atas capaian dan kinerja BAZNAS daerah maupun LAZ. Pada kesempatan membanggakan ini, BAZNAS Kota Tangerang berhasil meraih tujuh penghargaan bergengsi sekaligus, yaitu: Kepala Daerah Pendukung Gerakan Zakat Indonesia Kantor Digital Terbaik Program Promosi dan Iklan Terbaik Pengumpulan ASN Terbaik Pengumpulan Palestina Terbaik Program Ekonomi Up Z-Chicken Terbaik Kelembagaan Klaster 4 Terbaik Pencapaian ini menjadi bukti nyata komitmen BAZNAS Kota Tangerang dalam menghadirkan inovasi, memperluas penghimpunan ZIS, serta memberdayakan masyarakat melalui berbagai program yang terukur dan berdampak. Ketua BAZNAS Kota Tangerang menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas capaian tersebut. “Alhamdulillah, penghargaan ini adalah hasil kerja keras bersama, dukungan pemerintah daerah, para muzakki, dan masyarakat Kota Tangerang. Semoga penghargaan ini semakin memotivasi kami untuk terus meningkatkan pelayanan, akuntabilitas, dan kontribusi nyata dalam pengentasan kemiskinan,” ujarnya. Dengan raihan prestasi ini, BAZNAS Kota Tangerang menegaskan perannya sebagai lembaga pengelola zakat yang terpercaya, modern, dan berdaya guna, serta terus berkomitmen menguatkan peran zakat untuk kesejahteraan umat.

28-08-2025 | Humas

Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kota Tangerang.

Lihat Daftar Rekening →