Berita Terkini
BAZNAS Kota Tangerang Dorong Juragan ZChicken Jadi Muzaki
Tangerang, 19 September 2026 — BAZNAS Kota Tangerang menggelar Talkshow Inspiratif “Zakat in Action: From Zero to Hero” bagi para Juragan ZChicken di Aula Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) Kota Tangerang, Sabtu (19/9/2026).
Kegiatan tersebut diikuti 22 peserta dari 13 kecamatan di Kota Tangerang, di antaranya Cipondoh, Larangan, Pinang, Neglasari, Periuk, Batuceper, dan Jatiuwung.
Wakil Ketua II BAZNAS Kota Tangerang, Dani, dalam pembukaan memberikan motivasi kepada para peserta agar terus mengembangkan usaha dan meningkatkan kemandirian ekonomi hingga mampu bertransformasi dari mustahik menjadi muzaki.
Dalam talkshow, Verawati Amir, CEO PT Latifa Bumi Berdaya, memberikan mindset dan motivasi kewirausahaan kepada para Juragan ZChicken melalui tiga kunci membangun usaha yang bertumbuh dan berkelanjutan, yaitu dream, mindset, dan integritas.
Saat sesi diskusi, Bu Shinta menanyakan cara meningkatkan usaha ZChicken. Verawati mendorong peserta melakukan inovasi, seperti mengembangkan produk frozen, memperluas promosi dari lingkungan sekitar, serta memanfaatkan poster dan media sosial.
Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kota Tangerang mendorong para Juragan ZChicken untuk terus mengembangkan usaha, membangun mindset yang positif, meningkatkan kemandirian, dan menjadi muzaki.
19/09/2026 | HUMAS
13 Kecamatan Bersatu, BAZNAS Kota Tangerang Perkuat UPZ Masjid
TANGERANG — Masjid bukan hanya tempat ibadah, tetapi juga memiliki peran penting sebagai pusat kebaikan, kepedulian, dan pemberdayaan masyarakat. Semangat tersebut terus diperkuat oleh BAZNAS Kota Tangerang melalui kegiatan Penguatan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Masjid se-Kota Tangerang, yang diikuti UPZ Masjid dari 13 kecamatan.
Kegiatan yang berlangsung pada Selasa, 15 September 2026, pukul 09.00–11.30 WIB di D'Pomo Royal, Cipondoh, Kota Tangerang, menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi dan kapasitas UPZ Masjid dalam mengoptimalkan penghimpunan zakat, infak, dan sedekah di lingkungan masyarakat.
Seluruh perwakilan UPZ Masjid dari 13 kecamatan hadir dalam kegiatan tersebut. Kehadiran mereka menjadi bagian penting dalam membangun sinergi antara BAZNAS Kota Tangerang dengan jaringan UPZ Masjid yang berada di berbagai wilayah.
Ketua BAZNAS Kota Tangerang, KH. M. Aslie Elhusyairy, S.Ag., turut memberikan sambutan dan arahan kepada para peserta. Dalam kesempatan tersebut, jajaran BAZNAS mendorong agar UPZ Masjid semakin aktif dan memiliki peran strategis dalam menggerakkan potensi zakat, infak, dan sedekah di tengah masyarakat.
Selain sambutan dan arahan, peserta juga mendapatkan materi penguatan yang disampaikan oleh Pak Jaka. Materi tersebut diarahkan untuk meningkatkan pemahaman dan kapasitas UPZ Masjid dalam menjalankan fungsi penghimpunan serta pengelolaan zakat, infak, dan sedekah secara optimal.
Penguatan UPZ Masjid dinilai penting karena masjid memiliki kedekatan langsung dengan masyarakat. Melalui jaringan tersebut, potensi kebaikan dapat dihimpun lebih luas dan kemudian diarahkan untuk memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan serta mendukung berbagai kebutuhan umat.
Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari persiapan gerakan “Tangerang Bersama Membangun Masjid”, sebuah gerakan yang mengajak masyarakat untuk bersama-sama menumbuhkan kepedulian terhadap pembangunan dan penguatan masjid di Kota Tangerang.
Melalui gerakan tersebut, BAZNAS Kota Tangerang ingin mendorong masjid agar semakin kuat sebagai pusat ibadah sekaligus ruang tumbuhnya kepedulian, kebersamaan, dan kemandirian umat.
Keterlibatan UPZ Masjid dari 13 kecamatan menjadi kekuatan tersendiri dalam mewujudkan gerakan tersebut. Dengan sinergi yang semakin kuat, informasi mengenai kebutuhan masjid dapat disampaikan secara lebih luas, sementara semangat berbagi dan bergotong royong dapat terus diperluas melalui jaringan masjid di seluruh Kota Tangerang.
BAZNAS Kota Tangerang berharap kegiatan penguatan ini tidak berhenti sebagai pembekalan, tetapi dapat dilanjutkan dengan aksi nyata di tengah masyarakat. Dari masjid, potensi zakat dan sedekah dihimpun. Dari kepedulian masyarakat, manfaat kemudian dihadirkan untuk umat.
15/09/2026 | HUMAS
Mahasiswa BCB Turut Galang Donasi untuk Penyintas Bencana NTT di Culinary Day Kota Tangerang
TANGERANG — Mahasiswa Beasiswa Cendekia BAZNAS (BCB) turut berpartisipasi dalam aksi penggalangan donasi bagi penyintas bencana gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) melalui kegiatan Culinary Day di Alun-Alun Kota Tangerang, Sabtu (12/9/2026). Sebanyak 17 mahasiswa BCB hadir membantu kegiatan di stand BAZNAS Kota Tangerang. Mereka terdiri dari 13 mahasiswa BCB yang baru memasuki tahap uji coba dan 4 mahasiswa BCB tahun 2025.
Kegiatan dimulai pada siang hari. Para mahasiswa turut mengajak masyarakat yang hadir untuk berpartisipasi dalam penggalangan donasi bagi masyarakat terdampak bencana di NTT. Selain donasi berupa uang, BAZNAS Kota Tangerang juga membuka Sedekah Sampah berupa botol dan sampah plastik. Masyarakat dapat menyalurkan sampah mereka miliki sebagai bentuk kepedulian danukungan terhadap aksi kemanusiaan tersebut.
Keterlibatan mahasiswa BCB dalam kegiatan ini menjadi bagian dari pengabdian dan kontribusi mahasiswa kepada masyarakat. Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa BCB belajar untuk terlibat langsung dalam kegiatan sosial serta mendukung gerakan kemanusiaan yang dilakukan BAZNAS. Aksi penggalangan donasi berlangsung bersamaan dengan kegiatan Culinary Day yang dipelopori oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Tangerang.
Culinary Day diikuti oleh lebih dari 83 UMKM dari 13 kecamatan, hotel, serta pelaku UMKM lokal. Kegiatan tersebut juga dimeriahkan oleh penampilan sejumlah band lokal dan Ada Band yang turut menghibur masyarakat. Ribuan warga Kota Tangerang hadir dalam kegiatan tersebut. Acara juga dihadiri oleh Wali Kota Tangerang, Wali Kota Bandung, serta jajaran Organisasi Perangkat lDaerah (OPD) Kota Tangerang.
Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kota Tangerang mengajak masyarakat untuk terus menumbuhkan kepedulian dan semangat berbagi kepada sesama, khususnya bagi masyarakat yang sedang menghadapi musibah. Donasi yang terkumpul akan diperuntukkan bagi membantu penyintas bencana gempa bumi di NTT. Sekecil apa pun kepedulian yang diberikan, insyaallah dapat menjadi manfaat dan keberkahan bagi mereka yang membutuhkan.
13/09/2026 | HUMAS
Agenda Pimpinan

BAZNAS Kota Tangerang Evaluasi Pengelolaan ZIS UPZ, Perkuat Sinergi OPD dan Masyarakat
TANGERANG — BAZNAS Kota Tangerang terus memperkuat pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di lingkungan organisasi perangkat daerah (OPD). Komitmen tersebut diwujudkan melalui Rapat Evaluasi Pengelolaan ZIS UPZ OPD dan Mitra Layanan yang dirangkaikan dengan Public Expose, Rabu (9/9/2026).
Kegiatan yang berlangsung di POMO Royale, Modernland, Cipondoh, pukul 08.00–12.00 WIB, diikuti perwakilan OPD dan mitra layanan di Kota Tangerang. Forum ini menjadi ruang evaluasi sekaligus penguatan koordinasi untuk melihat perkembangan pengelolaan ZIS dan mendorong peningkatan penghimpunan melalui UPZ.
Wakil Ketua BAZNAS Kota Tangerang, Jaka Firmansyah, dalam sambutannya menekankan pentingnya sinergi antara BAZNAS, OPD, dan masyarakat. Penguatan UPZ diharapkan tidak berhenti pada penghimpunan di lingkungan internal, tetapi turut mendorong kesadaran masyarakat untuk menunaikan ZIS melalui lembaga resmi.
Sementara itu, Wakil Ketua I BAZNAS Kota Tangerang, H. Sobrun Jamili, S.Pd.I, menyampaikan materi mengenai evaluasi pengelolaan ZIS UPZ OPD dan mitra layanan. Materi tersebut kemudian dilanjutkan dengan pembinaan oleh H. Anwar Musadad serta sesi diskusi dan tanya jawab bersama peserta.
Dalam evaluasi tersebut, BAZNAS Kota Tangerang juga mendorong agar gerakan sedekah Jumat dan sedekah bencana terus diingatkan di lingkungan OPD. Penguatan ajakan tersebut diharapkan dapat meningkatkan partisipasi sekaligus penghimpunan ZIS untuk memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
Selain penguatan penghimpunan, BAZNAS Kota Tangerang juga berharap Peraturan Wali Kota (Perwal) terkait ZIS tetap diperjuangkan sebagai bagian dari upaya memperkuat ekosistem zakat di Kota Tangerang. Melalui Public Expose, BAZNAS Kota Tangerang turut menyampaikan pengelolaan ZIS dan DSKL Semester I Tahun 2026, termasuk capaian pengumpulan dan penyaluran, jumlah muzaki/donatur, realisasi program, serta berbagai capaian dan inovasi layanan.
Rapat evaluasi ini menjadi langkah BAZNAS Kota Tangerang untuk memastikan pengelolaan ZIS melalui UPZ semakin optimal, sekaligus memperluas kolaborasi bersama OPD dan masyarakat dalam memperkuat gerakan zakat di Kota Tangerang.
09-09-2026 | HUMAS

BAZNAS Kota Tangerang Evaluasi Pengelolaan ZIS Bersama ASN OPD
TANGERANG — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Tangerang menggelar Rapat Evaluasi Pengelolaan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) bersama Aparatur Sipil Negara (ASN) dari sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Tangerang. Kegiatan tersebut berlangsung di D’Pomo Royal, Modernland, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang, Kamis (3/9/2026).
Rapat evaluasi ini menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara BAZNAS Kota Tangerang dengan OPD dalam mengoptimalkan pengelolaan dan penghimpunan ZIS melalui UPZ. Dalam ekosistem pengelolaan zakat BAZNAS Kota Tangerang, dana yang tercatat dan dilaporkan dikelola melalui UPZ maupun Non-UPZ secara desentralisasi.
Sebanyak 15 instansi diundang dalam kegiatan tersebut. Peserta yang hadir di antaranya berasal dari DP3AP2KB, Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker), Disperindagkop UKM, Dinas Sosial (Dinsos), Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar), Kesbangpol, BKPSDM, Kementerian Agama (Kemenag), serta Bagian Kesejahteraan Masyarakat (Kesra). Kegiatan diawali dengan sambutan dari pihak terkait, kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi dan sesi evaluasi. Materi disampaikan oleh Drs. Danni Budianto, S., MCL dan H. Sobrun Jamili, S.Pd.I.
Penyampaian materi menekankan pentingnya pengelolaan ZIS secara optimal, amanah, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Selain itu, kegiatan menjadi ruang diskusi bagi peserta untuk mengevaluasi pengelolaan ZIS melalui UPZ sekaligus memperkuat pemahaman mengenai pentingnya koordinasi dan kolaborasi. Melalui evaluasi tersebut, BAZNAS Kota Tangerang mendorong penguatan peran UPZ di lingkungan instansi dan OPD. UPZ diharapkan dapat semakin memudahkan ASN dalam menunaikan kewajiban zakat serta menyalurkan infak dan sedekah melalui lembaga yang amanah dan profesional.
Penguatan pengelolaan ZIS juga menjadi bagian penting dalam mendukung perluasan manfaat zakat bagi masyarakat. Hal tersebut sejalan dengan arah BAZNAS Kota Tangerang dalam mengokohkan gerakan zakat untuk mendukung program Pemerintah Kota Tangerang. BAZNAS Kota Tangerang berharap rapat evaluasi ini dapat menghasilkan koordinasi dan tindak lanjut yang lebih baik dalam meningkatkan pengelolaan serta penghimpunan ZIS di lingkungan Pemerintah Kota Tangerang.
Dengan sinergi antara BAZNAS Kota Tangerang, Pemerintah Kota Tangerang, OPD, dan ASN, pengelolaan ZIS diharapkan semakin optimal, transparan, dan amanah sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat Kota Tangerang.
03-09-2026 | HUMAS

BAZNAS Kota Tangerang Buka Layanan Informasi Publik, PPID Diuji Langsung BAZNAS RI
TANGERANG — Komitmen BAZNAS Kota Tangerang terhadap keterbukaan informasi publik mendapat sorotan dalam pertemuan daring bersama BAZNAS RI dan BAZNAS Provinsi Banten, Jumat (28/8/2026). Dalam forum tersebut, BAZNAS Kota Tangerang memaparkan pengelolaan layanan Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID), termasuk mekanisme masyarakat dalam memperoleh informasi hingga mengajukan keberatan.
Pertemuan yang berlangsung mulai sekitar pukul 13.30 WIB itu diikuti oleh jajaran BAZNAS terkait. BAZNAS Kota Tangerang diwakili Pak Danni, yang mempresentasikan layanan PPID serta berbagai informasi dan program yang dapat diakses masyarakat melalui website resmi BAZNAS Kota Tangerang.
Dalam pemaparannya, Pak Danni menjelaskan bahwa keberadaan PPID menjadi salah satu instrumen penting dalam memastikan masyarakat mendapatkan akses informasi secara transparan dan terarah.
Masyarakat yang membutuhkan informasi publik dapat mengajukan permohonan melalui mekanisme yang telah disediakan. Tidak hanya itu, pemohon informasi juga memiliki hak untuk mengajukan keberatan apabila tidak puas terhadap keputusan atau jawaban yang diberikan BAZNAS.
Keberatan dapat diajukan, antara lain, apabila permohonan informasi ditolak dengan alasan pengecualian informasi publik, informasi berkala tidak tersedia, permintaan tidak ditanggapi, informasi yang diberikan tidak sesuai dengan permintaan, permintaan informasi tidak dikabulkan, terdapat pengenaan biaya yang tidak wajar, maupun informasi disampaikan melebihi batas waktu.
Mekanisme tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan layanan informasi publik tidak berhenti pada penyediaan informasi, tetapi juga memberikan ruang bagi masyarakat untuk mendapatkan kepastian atas hak informasinya.
Menariknya, forum tersebut tidak hanya diisi dengan pemaparan. BAZNAS RI juga memberikan sejumlah pertanyaan kepada BAZNAS Kota Tangerang terkait pelaksanaan PPID, mulai dari layanan informasi hingga mekanisme pengelolaannya.
Sesi tanya jawab tersebut menjadi ruang evaluasi sekaligus berbagi praktik dalam pengelolaan PPID di lingkungan BAZNAS. Bagi BAZNAS Kota Tangerang, forum ini menjadi momentum untuk memperkuat kualitas layanan informasi sekaligus meningkatkan keterbukaan kepada masyarakat.
Melalui penguatan PPID, BAZNAS Kota Tangerang menegaskan komitmennya untuk menghadirkan layanan informasi publik yang lebih mudah diakses, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan.
28-08-2026 | HUMAS
Berita Pendistribusian

BAZNAS Kota Tangerang Salurkan 317 Paket Fidyah kepada Masyarakat Membutuhkan
Tangerang, 20 September 2026 — BAZNAS Kota Tangerang melalui program Dapur Sehat BAZNAS menyalurkan 317 paket makanan fidyah kepada masyarakat yang membutuhkan di Kampung Cacing, Kecamatan Pinang, dan Saung Manfaat, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang, Minggu (20/9/2026).
Penyaluran yang berlangsung pukul 08.00–10.00 WIB tersebut merupakan bentuk ikhtiar BAZNAS dalam menyalurkan amanah fidyah kepada masyarakat yang membutuhkan. Fidyah ditunaikan dalam bentuk pemberian makanan dan minuman kepada penerima manfaat sesuai dengan ketentuan syariat.
Untuk menjangkau lokasi yang memiliki akses cukup sulit, tim BAZNAS menggunakan perahu klotok bermesin milik warga sekitar dalam proses pendistribusian makanan fidyah.
Masyarakat penerima manfaat menyampaikan bahwa penyaluran tersebut sangat membantu. BAZNAS Kota Tangerang terus berikhtiar agar amanah fidyah dapat tersalurkan secara tepat dan memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan.
20/09/2026 | HUMAS

BAZNAS Kota Tangerang Bantu Distribusi 10 Ribu Liter Air Bersih di Kunciran Jaya
Tangerang, 20 September 2026 — BAZNAS Kota Tangerang bersama BPBD, PMI, dan unsur terkait membantu pendistribusian 10.000 liter air bersih kepada warga di Kelurahan Kunciran Jaya, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang, Minggu (20/9/2026).
Pendistribusian dilakukan di 3 RW dan 3 RT dengan penerima manfaat sebanyak 53 kepala keluarga (KK). Berdasarkan hasil asesmen PMI Kota Tangerang, terdapat 76 KK di Kelurahan Kunciran Jaya yang terdampak kondisi kekeringan dan membutuhkan akses air bersih.
Air bersih yang didistribusikan berasal dari Damkar Kecamatan Pinang dan disalurkan ke tandon warga serta wadah yang dibawa masyarakat, seperti galon dan ember. Kondisi tersebut terjadi karena sumber air warga mengalami kekeringan.
Warga penerima manfaat menyampaikan bahwa bantuan air bersih sangat membantu kebutuhan sehari-hari. Sebagian warga bahkan harus mandi dua hari sekali karena keterbatasan air.
Melalui kolaborasi bersama berbagai pihak, BAZNAS Kota Tangerang terus berupaya membantu masyarakat yang terdampak kekeringan dan mengalami keterbatasan akses air bersih.
20/09/2026 | HUMAS

BAZNAS Kota Tangerang Bantu Wujudkan Hunian Layak bagi Keluarga Bapak Budi Mulya
Tangerang — Musibah yang menimpa Bapak Budi Mulyana dan istrinya menjadi perhatian BAZNAS Kota Tangerang. Pasangan suami istri yang berdomisili di wilayah Cibodas tersebut harus menghadapi kondisi rumah yang mengalami kerusakan setelah bagian depan bangunan tempat tinggal mereka ambruk.
Bapak Budi bersama istrinya selama ini menempati rumah peninggalan orang tua yang telah dibagi kepada anggota keluarga besar. Bangunan tersebut merupakan rumah lama yang telah berdiri sejak sekitar tahun 1970. Seiring berjalannya waktu, kondisi bangunan mengalami penurunan dan membutuhkan perhatian serta perbaikan.
Pada 29 Juni 2026, bagian depan rumah yang ditempati Bapak Budi dan istrinya tiba-tiba ambruk. Kejadian tersebut menyebabkan kondisi rumah menjadi tidak layak dan menimbulkan kekhawatiran terhadap keselamatan penghuni apabila tetap ditempati tanpa adanya perbaikan.
Dalam kondisi tersebut, Bapak Budi sebelumnya telah berupaya mencari bantuan kepada pihak terkait. Ia kemudian diarahkan untuk mengajukan permohonan bantuan melalui BAZNAS Kota Tangerang.
Melalui program pendayagunaan dana zakat, infak, dan sedekah, BAZNAS Kota Tangerang hadir memberikan perhatian kepada masyarakat yang membutuhkan, termasuk dalam membantu memenuhi kebutuhan tempat tinggal yang layak dan aman.
Bagi Bapak Budi dan istrinya, bantuan perbaikan rumah bukan sekadar memperbaiki sebuah bangunan, tetapi juga menjadi harapan untuk kembali memiliki tempat tinggal yang aman dan nyaman. Dukungan tersebut diharapkan dapat membantu keduanya menjalani kehidupan sehari-hari dengan lebih tenang.
BAZNAS Kota Tangerang berkomitmen untuk terus menghadirkan manfaat bagi masyarakat melalui penyaluran dana zakat, infak, dan sedekah secara tepat sasaran. Kehadiran BAZNAS di tengah masyarakat diharapkan dapat menjadi bagian dari ikhtiar bersama dalam meringankan beban dan meningkatkan kesejahteraan para penerima manfaat.
Mari bersama BAZNAS Kota Tangerang terus tumbuhkan kepedulian dan hadirkan manfaat bagi sesama.
12/09/2026 | Humas



