WhatsApp Icon
banner
banner
banner

Berita Terkini

Mahasiswa BCB Turut Galang Donasi untuk Penyintas Bencana NTT di Culinary Day Kota Tangerang
Mahasiswa BCB Turut Galang Donasi untuk Penyintas Bencana NTT di Culinary Day Kota Tangerang
TANGERANG — Mahasiswa Beasiswa Cendekia BAZNAS (BCB) turut berpartisipasi dalam aksi penggalangan donasi bagi penyintas bencana gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) melalui kegiatan Culinary Day di Alun-Alun Kota Tangerang, Sabtu (12/9/2026). Sebanyak 17 mahasiswa BCB hadir membantu kegiatan di stand BAZNAS Kota Tangerang. Mereka terdiri dari 13 mahasiswa BCB yang baru memasuki tahap uji coba dan 4 mahasiswa BCB tahun 2025. Kegiatan dimulai pada siang hari. Para mahasiswa turut mengajak masyarakat yang hadir untuk berpartisipasi dalam penggalangan donasi bagi masyarakat terdampak bencana di NTT. Selain donasi berupa uang, BAZNAS Kota Tangerang juga membuka Sedekah Sampah berupa botol dan sampah plastik. Masyarakat dapat menyalurkan sampah mereka miliki sebagai bentuk kepedulian danukungan terhadap aksi kemanusiaan tersebut. Keterlibatan mahasiswa BCB dalam kegiatan ini menjadi bagian dari pengabdian dan kontribusi mahasiswa kepada masyarakat. Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa BCB belajar untuk terlibat langsung dalam kegiatan sosial serta mendukung gerakan kemanusiaan yang dilakukan BAZNAS. Aksi penggalangan donasi berlangsung bersamaan dengan kegiatan Culinary Day yang dipelopori oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Tangerang. Culinary Day diikuti oleh lebih dari 83 UMKM dari 13 kecamatan, hotel, serta pelaku UMKM lokal. Kegiatan tersebut juga dimeriahkan oleh penampilan sejumlah band lokal dan Ada Band yang turut menghibur masyarakat. Ribuan warga Kota Tangerang hadir dalam kegiatan tersebut. Acara juga dihadiri oleh Wali Kota Tangerang, Wali Kota Bandung, serta jajaran Organisasi Perangkat lDaerah (OPD) Kota Tangerang. Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kota Tangerang mengajak masyarakat untuk terus menumbuhkan kepedulian dan semangat berbagi kepada sesama, khususnya bagi masyarakat yang sedang menghadapi musibah. Donasi yang terkumpul akan diperuntukkan bagi membantu penyintas bencana gempa bumi di NTT. Sekecil apa pun kepedulian yang diberikan, insyaallah dapat menjadi manfaat dan keberkahan bagi mereka yang membutuhkan.
13/09/2026 | HUMAS
BAZNAS Kota Tangerang Turun Dukung Aksi BAZNAS RI Bantu Pekerja Rentan Terdampak Abu Vulkanik
BAZNAS Kota Tangerang Turun Dukung Aksi BAZNAS RI Bantu Pekerja Rentan Terdampak Abu Vulkanik
TANGERANG — Di tengah kondisi udara yang terdampak abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau, kepedulian terhadap masyarakat yang tetap harus beraktivitas di luar rumah terus digerakkan. BAZNAS Kota Tangerang turut turun mendukung aksi kemanusiaan BAZNAS RI dalam membantu masyarakat, khususnya pekerja rentan yang tetap harus bekerja di tengah kondisi tersebut. Dukungan tersebut merupakan bagian dari sinergi dalam merespons kondisi masyarakat terdampak. Dalam aksi yang berlangsung di sejumlah wilayah, BAZNAS RI menyalurkan 250 masker dan 200 paket makanan siap saji kepada pekerja rentan, termasuk pengemudi ojek online yang tetap berada di lapangan untuk memenuhi kebutuhan keluarganya. BAZNAS Kota Tangerang turut mengambil bagian dalam mendukung kegiatan tersebut bersama unsur terkait. Kehadiran BAZNAS Kota Tangerang menjadi wujud kepedulian sekaligus komitmen untuk ikut memastikan masyarakat yang terdampak mendapatkan perhatian dan perlindungan di tengah situasi yang kurang baik. Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan, H. Idy Muzayyad, S.H.I., M.Si., mengatakan bantuan diberikan karena para pekerja rentan tetap harus keluar rumah untuk mencari nafkah meskipun kondisi udara sedang tidak baik. “Para pekerja rentan tetap harus keluar rumah dan bekerja untuk memenuhi kebutuhan keluarganya. Karena itu, BAZNAS memberikan masker dan makanan siap saji yang diharapkan dapat membantu mereka dalam menjalankan aktivitas sehari-hari di lapangan,” ujarnya. Penyaluran bantuan tersebut dilaksanakan selama 7–9 September 2026. Selain masker untuk membantu mengurangi paparan abu vulkanik, makanan siap saji diberikan untuk membantu memenuhi kebutuhan energi para pekerja yang tetap menjalankan aktivitas di lapangan. Bagi BAZNAS Kota Tangerang, keterlibatan dalam aksi ini merupakan bagian dari semangat Cahaya Zakat—bahwa zakat dan kepedulian sosial harus mampu hadir ketika masyarakat membutuhkan, termasuk dalam situasi darurat dan bencana. Ketika masyarakat harus tetap bekerja di tengah kondisi yang sulit, kepedulian tidak boleh berhenti. BAZNAS hadir, bersinergi, dan bergerak bersama untuk memberikan manfaat bagi sesama.?
09/09/2026 | HUMAS
SD Islam Bakri Nurul Hikmah Salurkan Donasi Rp 9,17 Juta untuk Penyintas Bencana NTT
SD Islam Bakri Nurul Hikmah Salurkan Donasi Rp 9,17 Juta untuk Penyintas Bencana NTT
Tangerang, 7 September 2026 — SD Islam Bakri Nurul Hikmah menyalurkan donasi kemanusiaan sebesar Rp9.173.000 untuk membantu para penyintas bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT). Donasi tersebut diserahkan kepada BAZNAS Kota Tangerang pada Senin (7/9/2026) di Kantor BAZNAS Kota Tangerang. Donasi merupakan hasil penggalangan dana yang dilakukan secara sukarela oleh keluarga besar SD Islam Bakri Nurul Hikmah, meliputi peserta didik, wali murid, guru, dan keluarga besar sekolah. Aksi tersebut menjadi wujud kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak bencana sekaligus upaya menanamkan nilai kemanusiaan kepada para siswa. Melalui kegiatan tersebut, peserta didik diajak untuk membangun empati, kepedulian, serta semangat berbagi kepada sesama. Penggalangan dana juga menjadi bagian dari pendidikan karakter agar nilai solidaritas sosial dapat tumbuh sejak dini. Donasi yang telah terkumpul kemudian dipercayakan kepada BAZNAS Kota Tangerang untuk selanjutnya disalurkan kepada para penyintas bencana di NTT. Penyerahan ini sekaligus memperkuat sinergi antara lembaga pendidikan dan BAZNAS dalam menghadirkan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan. BAZNAS Kota Tangerang menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada SD Islam Bakri Nurul Hikmah beserta seluruh peserta didik, wali murid, guru, dan keluarga besar sekolah atas kepedulian serta kepercayaan yang diberikan. Bantuan tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat dan turut meringankan beban masyarakat terdampak bencana di NTT. Melalui kolaborasi dan kepedulian berbagai pihak, BAZNAS Kota Tangerang berharap semangat solidaritas, gotong royong, dan kepedulian terhadap sesama dapat terus tumbuh serta memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
07/09/2026 | HUMAS

Agenda Pimpinan

BAZNAS Kota Tangerang Evaluasi Pengelolaan ZIS Bersama ASN OPD
BAZNAS Kota Tangerang Evaluasi Pengelolaan ZIS Bersama ASN OPD
TANGERANG — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Tangerang menggelar Rapat Evaluasi Pengelolaan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) bersama Aparatur Sipil Negara (ASN) dari sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Tangerang. Kegiatan tersebut berlangsung di D’Pomo Royal, Modernland, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang, Kamis (3/9/2026). Rapat evaluasi ini menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara BAZNAS Kota Tangerang dengan OPD dalam mengoptimalkan pengelolaan dan penghimpunan ZIS melalui UPZ. Dalam ekosistem pengelolaan zakat BAZNAS Kota Tangerang, dana yang tercatat dan dilaporkan dikelola melalui UPZ maupun Non-UPZ secara desentralisasi. Sebanyak 15 instansi diundang dalam kegiatan tersebut. Peserta yang hadir di antaranya berasal dari DP3AP2KB, Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker), Disperindagkop UKM, Dinas Sosial (Dinsos), Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar), Kesbangpol, BKPSDM, Kementerian Agama (Kemenag), serta Bagian Kesejahteraan Masyarakat (Kesra). Kegiatan diawali dengan sambutan dari pihak terkait, kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi dan sesi evaluasi. Materi disampaikan oleh Drs. Danni Budianto, S., MCL dan H. Sobrun Jamili, S.Pd.I. Penyampaian materi menekankan pentingnya pengelolaan ZIS secara optimal, amanah, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Selain itu, kegiatan menjadi ruang diskusi bagi peserta untuk mengevaluasi pengelolaan ZIS melalui UPZ sekaligus memperkuat pemahaman mengenai pentingnya koordinasi dan kolaborasi. Melalui evaluasi tersebut, BAZNAS Kota Tangerang mendorong penguatan peran UPZ di lingkungan instansi dan OPD. UPZ diharapkan dapat semakin memudahkan ASN dalam menunaikan kewajiban zakat serta menyalurkan infak dan sedekah melalui lembaga yang amanah dan profesional. Penguatan pengelolaan ZIS juga menjadi bagian penting dalam mendukung perluasan manfaat zakat bagi masyarakat. Hal tersebut sejalan dengan arah BAZNAS Kota Tangerang dalam mengokohkan gerakan zakat untuk mendukung program Pemerintah Kota Tangerang. BAZNAS Kota Tangerang berharap rapat evaluasi ini dapat menghasilkan koordinasi dan tindak lanjut yang lebih baik dalam meningkatkan pengelolaan serta penghimpunan ZIS di lingkungan Pemerintah Kota Tangerang. Dengan sinergi antara BAZNAS Kota Tangerang, Pemerintah Kota Tangerang, OPD, dan ASN, pengelolaan ZIS diharapkan semakin optimal, transparan, dan amanah sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat Kota Tangerang.

03-09-2026 | HUMAS

BAZNAS Kota Tangerang Buka Layanan Informasi Publik, PPID Diuji Langsung BAZNAS  RI
BAZNAS Kota Tangerang Buka Layanan Informasi Publik, PPID Diuji Langsung BAZNAS RI
TANGERANG — Komitmen BAZNAS Kota Tangerang terhadap keterbukaan informasi publik mendapat sorotan dalam pertemuan daring bersama BAZNAS RI dan BAZNAS Provinsi Banten, Jumat (28/8/2026). Dalam forum tersebut, BAZNAS Kota Tangerang memaparkan pengelolaan layanan Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID), termasuk mekanisme masyarakat dalam memperoleh informasi hingga mengajukan keberatan. Pertemuan yang berlangsung mulai sekitar pukul 13.30 WIB itu diikuti oleh jajaran BAZNAS terkait. BAZNAS Kota Tangerang diwakili Pak Danni, yang mempresentasikan layanan PPID serta berbagai informasi dan program yang dapat diakses masyarakat melalui website resmi BAZNAS Kota Tangerang. Dalam pemaparannya, Pak Danni menjelaskan bahwa keberadaan PPID menjadi salah satu instrumen penting dalam memastikan masyarakat mendapatkan akses informasi secara transparan dan terarah. Masyarakat yang membutuhkan informasi publik dapat mengajukan permohonan melalui mekanisme yang telah disediakan. Tidak hanya itu, pemohon informasi juga memiliki hak untuk mengajukan keberatan apabila tidak puas terhadap keputusan atau jawaban yang diberikan BAZNAS. Keberatan dapat diajukan, antara lain, apabila permohonan informasi ditolak dengan alasan pengecualian informasi publik, informasi berkala tidak tersedia, permintaan tidak ditanggapi, informasi yang diberikan tidak sesuai dengan permintaan, permintaan informasi tidak dikabulkan, terdapat pengenaan biaya yang tidak wajar, maupun informasi disampaikan melebihi batas waktu. Mekanisme tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan layanan informasi publik tidak berhenti pada penyediaan informasi, tetapi juga memberikan ruang bagi masyarakat untuk mendapatkan kepastian atas hak informasinya. Menariknya, forum tersebut tidak hanya diisi dengan pemaparan. BAZNAS RI juga memberikan sejumlah pertanyaan kepada BAZNAS Kota Tangerang terkait pelaksanaan PPID, mulai dari layanan informasi hingga mekanisme pengelolaannya. Sesi tanya jawab tersebut menjadi ruang evaluasi sekaligus berbagi praktik dalam pengelolaan PPID di lingkungan BAZNAS. Bagi BAZNAS Kota Tangerang, forum ini menjadi momentum untuk memperkuat kualitas layanan informasi sekaligus meningkatkan keterbukaan kepada masyarakat. Melalui penguatan PPID, BAZNAS Kota Tangerang menegaskan komitmennya untuk menghadirkan layanan informasi publik yang lebih mudah diakses, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan.

28-08-2026 | HUMAS

BAZNAS Kota Tangerang: Amil Zakat Harus Punya Kompetensi, Bukan Sekadar Niat Baik
BAZNAS Kota Tangerang: Amil Zakat Harus Punya Kompetensi, Bukan Sekadar Niat Baik
Tangerang, 28 Agustus 2026 — BAZNAS Kota Tangerang menggelar BAZNAS Strategic Development (BSD) sebagai bagian dari upaya meningkatkan kompetensi, kapasitas, dan kualitas sumber daya manusia amil zakat. Kegiatan berlangsung di Kantor BAZNAS Kota Tangerang, Jumat (28/8/2026), mulai pukul 09.00 WIB. Kegiatan ini diikuti oleh para amil, relawan, serta jajaran BAZNAS Kota Tangerang. Kegiatan dibuka oleh Pak Dani dari BAZNAS Kota Tangerang, kemudian dilanjutkan dengan pembekalan yang disampaikan oleh Bu Sarniti selaku Kepala Pusdiklat BAZNAS, didampingi Bu Lina dari BAZNAS Pusat. Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan dan fun games yang mengangkat pengetahuan peserta mengenai berbagai program BAZNAS. Selain menciptakan suasana yang interaktif, kegiatan tersebut menjadi sarana untuk membangun kekompakan sekaligus meningkatkan pemahaman peserta terhadap program dan peran BAZNAS. Memasuki sesi materi, Bu Sarniti memberikan penguatan mengenai pentingnya kompetensi dan jati diri seorang amil dalam menjalankan amanah pengelolaan zakat. Menurut Bu Sarniti, menjadi amil tidak cukup hanya bermodalkan niat baik. Seorang amil juga harus memiliki kompetensi yang kuat, yang mencakup Knowledge, Skill, dan Attitude. “Kompetensi itu penting. Bukan hanya niat baik, tetapi juga harus memiliki knowledge, skill, dan attitude,” ujar Bu Sarniti. Kemampuan profesional menjadi salah satu faktor penting dalam keberhasilan pengelolaan zakat. Amil dituntut memiliki kemampuan dalam menjalankan berbagai proses pengelolaan zakat, mulai dari penghimpunan, pendistribusian, pelaporan, hingga tata kelola lembaga secara profesional, transparan, dan bertanggung jawab. Selain kompetensi, Bu Sarniti juga menekankan pentingnya memahami jati diri dan peran seorang amil. Amil memiliki posisi strategis sebagai pelayan umat, penjaga amanah publik, dan agen perubahan sosial. Dalam menjalankan peran tersebut, seorang amil perlu membangun citra diri melalui empat aspek utama, yaitu kompetensi, integritas, pelayanan, dan keteladanan. Menurutnya, mengenal diri sendiri juga menjadi bagian penting dalam proses pengembangan seorang amil. Pemahaman terhadap karakter, potensi, serta pola interaksi dapat membantu setiap individu menjalankan perannya dengan lebih optimal. Sebagai bagian dari proses pengenalan diri, para amil, relawan, dan jajaran BAZNAS Kota Tangerang mengikuti tes DISC. Metode ini digunakan untuk membantu peserta memahami karakter, kecenderungan perilaku, serta gaya komunikasi masing-masing individu. Hasil pengenalan karakter tersebut diharapkan dapat menjadi salah satu instrumen untuk membangun kerja tim yang lebih efektif. Dengan memahami karakter satu sama lain, setiap bidang di lingkungan BAZNAS Kota Tangerang diharapkan dapat meningkatkan komunikasi, pembagian peran, serta kolaborasi antartim. Melalui pelaksanaan BAZNAS Strategic Development, BAZNAS Kota Tangerang terus mendorong pengembangan kualitas amil secara menyeluruh. Penguatan tidak hanya diarahkan pada kemampuan teknis, tetapi juga pada pembentukan karakter, integritas, sikap pelayanan, dan kemampuan bekerja secara profesional. Upaya tersebut menjadi bagian dari komitmen BAZNAS Kota Tangerang untuk menghadirkan pengelolaan zakat yang semakin profesional dan terpercaya, sehingga mampu memberikan pelayanan terbaik kepada muzaki, mustahik, dan masyarakat sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap lembaga pengelola zakat.

28-08-2026 | HUMAS

Berita Pendistribusian

BAZNAS Kota Tangerang Hadirkan Harapan bagi Ibu Patmawati dan Anaknya
BAZNAS Kota Tangerang Hadirkan Harapan bagi Ibu Patmawati dan Anaknya
Tangerang — Kondisi tempat tinggal yang tidak layak menjadi tantangan yang harus dihadapi Ibu Patmawati bersama anak bungsunya yang masih menempuh pendidikan di bangku kelas 2 SMP. Sebagai seorang ibu yang tinggal bersama anaknya, Ibu Patmawati harus menjalani keseharian dengan keterbatasan, terlebih kondisi rumah yang ditempatinya saat ini mengalami kerusakan cukup parah. Rumah yang ditempati Ibu Patmawati merupakan rumah peninggalan orang tua yang diperkirakan telah berdiri sejak tahun 1970-an. Faktor usia membuat sejumlah bagian bangunan mengalami kerusakan. Bahkan, bagian atap depan rumah telah runtuh sehingga kondisi tersebut membahayakan keselamatan penghuni, terutama ketika hujan dan pada malam hari. Kondisi tersebut membuat Ibu Patmawati merasa khawatir untuk tetap berada di dalam rumah. Karena takut terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, ia bahkan tidak berani tidur di rumah pada malam hari dan terpaksa menggunakan pos ronda yang berada di depan rumah sebagai tempat beristirahat. Di tengah kondisi tersebut, Ibu Patmawati tidak memiliki kemampuan untuk melakukan perbaikan rumah secara mandiri. Keadaan ini menjadi semakin berat karena rumah merupakan satu-satunya tempat tinggal bagi dirinya dan anak yang masih membutuhkan tempat yang aman untuk tumbuh dan belajar. Melihat kondisi tersebut, BAZNAS Kota Tangerang hadir sebagai bagian dari ikhtiar untuk membantu masyarakat yang membutuhkan. Melalui program pendayagunaan dana zakat, infak, dan sedekah, BAZNAS Kota Tangerang berupaya memberikan manfaat secara tepat sasaran, termasuk membantu masyarakat dalam memperoleh tempat tinggal yang lebih layak dan aman. Bagi Ibu Patmawati, bantuan perbaikan rumah memiliki arti yang sangat besar. Tidak hanya menyangkut perbaikan bangunan, tetapi juga menjadi harapan agar dirinya dan sang anak dapat kembali merasakan keamanan, kenyamanan, serta memiliki tempat berlindung yang layak. BAZNAS Kota Tangerang terus berkomitmen untuk hadir di tengah masyarakat dan memberikan manfaat bagi mereka yang membutuhkan. Kepedulian dan dukungan dari para muzaki, donatur, serta masyarakat menjadi bagian penting dalam menghadirkan kebermanfaatan dan membantu meringankan berbagai persoalan yang dihadapi para penerima manfaat. Semoga ikhtiar bersama ini dapat menghadirkan kembali rasa aman bagi Ibu Patmawati dan anaknya, sehingga mereka tidak lagi harus menghabiskan malam di pos ronda dan dapat kembali menempati rumahnya dengan nyaman dan penuh ketenangan. Mari bersama BAZNAS Kota Tangerang terus tumbuhkan kepedulian dan hadirkan manfaat bagi sesama.
12/09/2026 | HUMAS
BAZNAS Kota Tangerang Bantu Pemulihan Rumah Warga Terdampak Kebakaran
BAZNAS Kota Tangerang Bantu Pemulihan Rumah Warga Terdampak Kebakaran
Bantuan diharapkan dapat meringankan beban Bapak Muhammad Ajis dan keluarga untuk kembali memiliki tempat tinggal yang layak setelah rumah mereka ludes terbakar. TANGERANG — Musibah kebakaran yang terjadi pada 9 Juli 2026 sekitar pukul 19.30 WIB menjadi cobaan berat bagi Bapak Muhammad Ajis dan keluarganya. Kebakaran tersebut menghanguskan rumah beserta berbagai barang dan kebutuhan rumah tangga yang selama ini mereka miliki. Akibat kebakaran tersebut, Bapak Muhammad Ajis dan keluarga kehilangan tempat tinggal serta sebagian besar harta benda. Kondisi tersebut membuat keluarga mengalami kesulitan untuk memenuhi kebutuhan dasar sekaligus melakukan pemulihan rumah secara mandiri. BAZNAS Kota Tangerang hadir memberikan bantuan sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat yang sedang menghadapi musibah. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu Bapak Muhammad Ajis dan keluarga dalam memenuhi kebutuhan pemulihan tempat tinggal sehingga mereka dapat kembali menjalani kehidupan dengan lebih layak dan nyaman. Bantuan ini menjadi salah satu wujud nyata kepedulian BAZNAS Kota Tangerang dalam memberikan manfaat kepada masyarakat yang membutuhkan, khususnya mereka yang mengalami kondisi darurat akibat musibah. BAZNAS Kota Tangerang berkomitmen untuk terus hadir dan memberikan pelayanan terbaik dalam mendistribusikan dana zakat, infak, dan sedekah kepada masyarakat yang berhak menerimanya. Melalui kepedulian bersama, diharapkan setiap keluarga yang tertimpa musibah dapat memperoleh dukungan untuk bangkit dan kembali menata kehidupan.
10/09/2026 | HUMAS
BAZNAS Kota Tangerang Bantu Alifia dengan Alat Terapi AFO
BAZNAS Kota Tangerang Bantu Alifia dengan Alat Terapi AFO
TANGERANG — Harapan Alifia Khanza Azahra, balita berusia tiga tahun yang mengalami monoparesis pada kaki kanan, untuk dapat bergerak lebih optimal mendapat dukungan dari BAZNAS Kota Tangerang melalui bantuan alat terapi Ankle-Foot Orthosis (AFO) pada Selasa, 8 September 2026. Alifia membutuhkan terapi secara rutin untuk membantu meningkatkan fungsi gerak kaki kanannya. Di tengah kebutuhan tersebut, kondisi ekonomi keluarga menjadi tantangan tersendiri. Ayah Alifia, Indra Kusuma, bekerja sebagai pengemudi ojek online dengan penghasilan sekitar Rp1,5 juta per bulan. Bantuan AFO diharapkan dapat menunjang proses terapi Alifia sekaligus meringankan beban pengeluaran keluarga. Azhari dari Bidang II Kesehatan BAZNAS Kota Tangerang mengatakan, bantuan tersebut merupakan bentuk ikhtiar BAZNAS dalam membantu masyarakat yang membutuhkan, khususnya dalam memenuhi kebutuhan kesehatan. “Bantuan kesehatan ini diharapkan dapat membantu kebutuhan penerima manfaat, terutama dalam menunjang proses terapi dan pengobatan yang sedang dijalani,” ujar Azhari. Melalui bantuan tersebut, BAZNAS Kota Tangerang berharap Alifia dapat menjalani terapi dengan lebih optimal dan terus bertumbuh dengan kesempatan yang lebih baik.
09/09/2026 | HUMAS

BAZNAS TV